Walikota JayapuraResmikan Pengoperasian Kapal Wisata Yotefa di Jayapura

29
Foto Walikota Jayapura di atas Kapal wisata

JAYAPURA PAPUA- braind.id – Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi melaunchingkan pengoperasian Kapal Wisata Yotefa milik Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura bantuan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, bertempat di Pelabuhan Kontainer Jayapura,
dalam rangka menawarkan jasa transportasi laut bagi masyarakat untuk menikmati keindahan Kota Jayapura pada hari libur.
Minggu (5/11/17).

Acara launching tersebut, Wali Kota Jayapura di dampingi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM dan dihadiri juga Wakil Ketua dan seluruh jajaran anggota DPRD Kota Jayapura, serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kota Jayapura dan juga para Asisten yang turut menyaksikan dilaunchingkannya pengoperasian kapal wisata Yotefa.

Beliau mengakui, Kota Jayapura memiliki banyak potensi dalam bidang pariwisata yang dapat dijadikan sebagai salah satu kota destinasi atau tujuan wisata di Papua, namun secara pengelolaannya belum di gali dengan baik sebagai upaya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura.

Kapal wisata ini masyarakat dapat memanfaatkannya pada hari libur untuk menikmati keindahan kota Jayapura di waktu siang, maupun malam, mengingat setiap sabtu malam dan minggu banyak orang yang duduk di depan Kantor Gubernur Papua hanya untuk nikmati malam di Kota Jayapura.

Oleh sebab itu, Pemkot Jayapura telah berupaya menyediakan kapal ini supaya digunakan oleh masyarakat Kota Jayapura,” Harapanya.

Selain itu, Tomi Mano memaparkan kapal ini juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan rapat baik dari pihak Badan Usaha Milik Daerah atau Badan Usaha Milik Negara.

Terkait dengan pengoperasiannya, Beliau meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura untuk dapat melengkapi dokumen operasionalnya seperti surat izin berlayar dan fasilitas pendukung lainnya termasuk lokasi dermaga untuk kapal berlabuh, tiket serta yang paling penting untuk memperhatikan keselamatan para penumpang.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Jayapura, Elby Uneputti menyampaikan permohonan maafnya atas keterlambatan pengoperasian kapal wisata tersebut yang disebabkan oleh pengurusan kelengkapan surat-surat operasional kapal itu.

Sedangkan untuk dermaga tempat kapal berlabuh, menurut Elby, pihaknya akan membangun dermaga terapung di depan Terminal Mesran, pada 2018 mendatang.

Elby menjelaskan kapal wisata Yotefa dapat menampung sebanyak 80 orang. Disinggung soal tiket, Elby mengungkap setiap orang akan dikenakan tarif sebesar Rp. 20.000,-. Sedangkan untuk penyewaan dikenakan biaya sebesar Rp. 7.000.000,- per hari.

Fasilitas penunjang lainnya yang dimiliki kapal itu ialah ruangan bawah ber-AC, kulkas, pentri atau tempat pemesanan makan dan minum, tempat duduk yang nyaman, teluncuran tepat di bagian belakang kapal dan ruang terbuka karaoke di lantai dua kapal.

“Kapal ini direncanakan akan beroperasi dua kali seminggu yakni pada Sabtu dan Minggu dengan rute mengelilingi kawasan di sekitar Teluk Yotefa selama 1 sampai 2 jam. Seperti ke Pasir 6, Kampung Enggros dan Tobati, bahkan bisa sampai ke daerah perbatasan RI-PNG,” ujarnya dalam laporannya kepada Wali kota. (Sabda).

Comments are closed.