Timsel Anggota Bawaslu Fakfak Disoroti

0
258
Frits Rumwaropen
MANOKWARI, braind.id – Tim seleksi (Timsel) Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat dinilai menyalahi Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017.

Pasalnya, pendaftaran yang ditetapkan Minggu (8/07/2018) di rubah oleh Sekretaris Timsel dengan alasan yang sangat tidak mendasar atau tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Pendaftaran sudah menyalahi Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 terkait pendaftaran yang semestinya dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2018. Tapi di rubah oleh sekretaris timsel dgn alasan dua hari libur dan itu keputusan berdasarkan hasil kordinasi lewat via telpon kepada Ketua Bawaslu profinsi,”kata Frits Rumwaropen salah satu peserta seleksi anggota Bawaslu Fakfak melalui pesan whatsAap, Selasa (10/07/2018).

Dia mengemukakan, sebagai peserta tidak menerima dengan keputusan Sekretaris Timsel, karena menurutnya tidak berdasarkan rapat pleno, namun lewat via telpon dan melibatkan Bawaslu Provinsi.

“Keputusan yang di buat oleh sekretaris timsel tidak sah menurut saya, sebab tidak berdasarkan pleno dan keputusan tidak ada tanda tangan dan cap ketua timsel. Jadi ini dianggap tidak sah dan tdk punya kekuatan hukum atau jangan-janga ada anak mas dalam seleksi kali ini,”tegas Rumwaropen.

Oleh sebab itu, dirinya berharap kepada Bawaslu Provinsi untuk dapat melihat persoalan tersebut dan Bawaslu Provinsi harus segera mengambil langkah yang lebih profesional dan mendasar. [RED/ONE]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here