TIM ASISTENSI MABES POLRI YANG DIKETUAI OLEH BRIGJEN POL DR AGUNG MAKBUL TINJAU PERSIAPAN PENGAMANAN PILKADA SERENTAK DIPOLRES MIMIKA

0

Mimika – braind.id – Tim Asistensi Mabes Polri yang terdiri dari Karosunluhkum Divkum Polri Brigjen Pol Dr. Agung Makbul, Drs. SH. MH, Anjak Madya Bidang Penmas Div Humas Polri Kombes Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH dan Gadik Utama Sespim Lemdiklat Polri Kombes Pol Muhamad Anwar Nasir, SIK,MH meninjau Persiapan Pengamanan Pilkada Serentak Polres Mimika, Rabu (31/01/2018) siang.

Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan, SH. SIK, MH bersama para Kabag, Wakapolsek Mimika Baru, para Kasat dan para Kasi menerima Tim Asistensi Mabes Polri di ruang Vicon Polres Mimika jalan Agimuga No. 03 Timika telah.

Ketua Tim Brigjen Pol Dr. Agung Makbul mengatakan, Tim ini harusnya berjumlah 5 personel tetapi 2 personel ke Nabire. Tim ini datang untuk mendengar saran, masukan dan melihat data yang ada kaitannya dengan persiapan Pilkada di Kab. Mimika.

“Kedatangan Kami tentunya akan membantu Polres Mimika yang mana kalau ada yang masih kurang kami akan tambahkan. Kehadiran Tim ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan dan semangat di daerah – daerah yang akan menghadapi Pilkada Serentak,” kata Brigjen Pol Agung.

Lanjutnya lagi, Tim akan melihat Posko, sejauh mana persiapan Polres Mimika dalam menghadapi tahapan Pilkada Serentak 2018 ini.  Walaupun Kapolres baru tetapi stafnya orang lama, jadi merekalah yang membantu dan melengkapi semua administrasinya.

“Kalau memang ada yang kekurangan jangan kuatir, dengan adanya Tim ini bisa merubah dan memperbaiki. Tim ini ada surat perintah dari Kapolri, jadi tugasnya di seluruh daerah yang ada Pilkada serentak. Tim akan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap semua tahapan Pilkada yang ada di Polres Mimika,” terang Brigjen Pol Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Kompol Toni Upuya, SE menjelaskan tentang kesiapan Polres Mimika sejauh ini sudah siap sesuai dengan recana pengamanan yang di berikan oleh Mabes Polri dan Polda Papua.

Di lain sisi, Kasat Sabhara Iptu Matheus T. Ate, SH menjelaskan dan memprediksi apabila 6 pasangan perseorangan ini tidak lolos verifikasi maka bisa saja dapat menyerang Inkamben karena diduga menggunakan ijazah Palsu.

Sementara itu, Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa, SH. MH menjelaskan bahwa ada 2 kali pertemuan yang di prakarsai oleh Kapolda Papua, yang pertama di Horison dan kedua di MPPC.

“Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh agama, tokih adat dan tokoh masyarakat yang pada umumnya ingin Pilkada di Kab. Mimika ini berjalan aman dan lancar,” kata Kompol Korowa.

Kombes Pol Patrige Renwarin mengatakan bahwa Kab. Mimika adalah daerah yang dinilai rawan 1 oleh Pusat, maka harus memahami situasi yang ada. Berbicara mengenai Pilkada di Mimika ini harus sesuai dengan data yang rill. Apabila pilkada ini ditunda atau apa, maka akan ada teguran keras dari atas.

“Kerawanan itu harus kita sudah mulai petakan. Apakah Penetapan Paslon ini tanggal 12 Feb 2018 ini aman atau tidak. Maka pemetaan ini harus berkelanjutan sehingga kelompok – kelompok pro dan kontra agak sulit untuk melakukan gerakan tambahan,” ujar Kombes Pol Patrige Renwarin.

Sumber berita: http://www.investigasibhayangkara.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here