Terjadi Keributan Remaja Pelajar SMP Dan SMK di Bogor

0

BOGOR, braind.id Beberapa oknum remaja pelajar, salah satu SMP dan SMK diwilayah Ciomas, Bogor pada minggu (03/03/2019)  dini hari. Telah terjadi keributan di depan Asrama Yonif 315/Grd, Jalan Mayjen Ishak Djuarsa Gunung Batu, Bogor Barat, Jawa Barat.

Bermula, di depan Warnet Kutilang di datangi tiga orang yang diketahui berstatus pelajar berboncengan menggunakan SPM Mio Putih dalam kondisi mabuk.

Mereka kemudian berhenti disusul oleh dua Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) lainnya dan langsung menyerang warga yang sedang nongkrong di depan Warnet.

Selang beberapa menit kemudian keributan tersebut berhasil dilerai oleh warga Gunung Batu yang sedang melaksanakan ronda malam.

Hal itu disampaikan oleh Prajurit Yonif 315/Grd dibawah Komando Letda Inf Deden Abdul Wahid selaku Perwira Jaga Yonif 315/Grd yang sedang melaksanakan patroli malam dan tugas jaga.

Dan beberapa orang pelaku keributan yang sempat menjadi sasaran amuk massa segera diamankan petugas jaga.

“Adapun identitas pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan antara lain M. Rifaldi Bastian (18) Pelajar SMK, alamat Laladon Sindang Barang. Firman Maulana (16) pelajar SMK, alamat Kp. Cibinong Ciomas. Chairul Anwarudin (13) Pelajar SMP, alamat Kp. Sukamulya. Dan barang bukti yang turut disita adalah SPM Mio J Nopol F 2626 HX,” kata Deden.

Sementara itu, warga setempat di Gunung Batu, Maman (64) mengatakan,  tindakan beberapa oknum pelajar yang berusaha memancing keributan dan membuat suasana kisruh ini sudah tidak dapat ditolerir. Peran orang tua sangatlah penting dalam mengawasi anak-anaknya dalam bertindak dan berbuat di kesehariannya.

Lanjutnya, anak-anak usia sekolah tidak puílang kerumahnya, mabuk-mabukan dan berusaha mencelakakan orang lain adalah sebuah tindakan yang tidak terpuji. Maman berharap pihak Kepolisian dapat memberi sanksi tegas kepada mereka, agar hal ini tidak terulang kembali.

“Kami juga ucapkan berima kasih kepada Yonif 315/Grd atas kerjasama dan kesigapannya dalam menjaga kondusifitas keamanan wilayah, terkhusus Yonif 315/GRD berada di Gunung Batu, jadi kami merasa sangat terbantu dengan keberadaan Yonif 315/Grd ditengah tengah kami,” katanya.

Terpisah, Danyonif 315/Grd Letkol Inf Thomas Rajunio, B.S. mengjelaskan bahwa kondisi keamanan di seluruh wilayah menjelang Pileg dan Pilpres 2019 cenderung meningkat eskalasinya.

“Saya telah menyiapkan dan menyiagakan pasukan serta sewaktu waktu dapat memerintahkan untuk segera bergerak turut serta memberikan perbantuan keamanan kepada masyarakat,” terangnya.

“Menyikapi kejadian hari ini tidak boleh terulang lagi, perhatian dan pengawasan dari orangtua sangat penting terhadap anak anaknya agar jangan salah langkah dalam pergaulan. Sehingga proses pendewasaan yang mereka tempuh tidak disalahgunakan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Thomas.

Ia menambahkan, para pelaku keributan dan barang bukti yang telah diamankan diserahkan ke Polsek Bogor Barat untuk dilaksanakan pengusutan lebih lanjut. (dade).