SMKN 3 Kota Bogor, Realisasi Program Gubernur Jabar

0

BOGOR, braind.id 530 siswa kelas 10 dengan antusias mengikuti pesantren kilat dalam program Smart Pesantren atau Smartren, sementara kelas 11 tidak disertakan, karena sedang melaksanakan PSG (Pelatihan siswa ganda) atau Prakerin.

Pembina rohis juga Guru PAI SMKN 3 Kota Bogor Damanhuri mengatakan, Smartren Program Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), dari 3 pola yang ditentukan, ditempat mengajarnya, ia mengambil pola Mendatangkan Ustadz ke sekolah.

“Giat Smartren dilaksanakan selama 6 hari, mulai 9-10 Mei kemudian dilanjut 26-29 Mei 2019, kegiatan Smartren loncat tanggal tersebut karena tanggal 13-24 Mei berlangsung Penilaian Akhir Sekolah (PAS),” terangnya, Selasa (28/05/2019).

“Dalam kegiatan Smartren ini kita mendatangkan Ustadz dari luar sebagai¬† pemberi materi,” ujar Damanhuri.

Ia menjelaskan, Sebagaimana petunjuk Provinsi Jabar Materi yang kita sampaikan terkait Hadist, Fiqih juga tentang keutamaan Bulan Ramadhan dan Rahmatan Lil Aalaamin.

Siswa diberikan juga materi terkait pemahaman atau bagaimana menangkal berita hoax serta bagaimana ujaran ujaran kebencian yang harus dihindari.

“Rangkaian kegiatan Smartren diawali dengan Tadarusan, kemudian Sholat Dhuha¬† dilanjut dengan pemberian materi, dan tausyiah,” jelasnya.

Sebelumnya Smartren dibuka oleh Kepala SMKN 3 Kota Bogor Uus Sukmara. Dalam sambutannya, ia berpesan agar dibulan yang penuh berkah ini anak-anak berlomba mencari pahala, dengan perbuatan baik dan perbanyak amal.

“Mudah-mudah dengan Smartren yang dilaksanakan ini, anak-anak kami semakin bertambah keimanan dan ketaqwaannya, sehingga terbentuk prilaku yang baik dan hasil dari pesantren kilat ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (sud)