SMKN 1 Kota Bogor Realisasi Program Pemprov Smart Pesantren

0

BOGOR, braind.id Program Pemerintah Provinsi, (Pemprov) Jawa Barat, Smartren atau Smart Pesantren adalah kegiatan seperti Pesantren Kilat bagi para siswa-siswi dalam mengisi kegiatan di Bulan Ramadhan.

Kegiatan yang merujuk pada program Pemprov tingkatkan kwalitas rohani. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Kota Bogor Nani Maryani,  mengatakan, bahwa saat ini sedang berlangsung kegiatan Smartren bagi kelas 11 selama 1 minggu.

“Kegiatan atau pelaksanaan Smartren berbarengan dengan kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) bagi kelas 10 dan kelas 11,” katanya.

Ia menjelaskan, Smartren dilaksanakan di Aula sekolah dimana agendanya sama dengan Pesantren Kilat. Diminggu ini kelas 11 full kegiatannya di smartren, satu minggu satu angkatan.

“Kegiatan PAS dan Smartren kita laksanakan secara bergantian bagi kelas 10 dan 11. Saat ini kelas 11 mengikuti Smartren sementara kelas 10 melaksanakan PAS, maka minggu besok bergantian kelas 10 mengikuti Smartren maka kelas11 yang melaksanakan PAS,” terang Nani.

Jadi, kata dia, dalam 2 minggu ini, 2 kegiatan full time kita akomodir semua Program Pemerintah, kita ingin jadikan sekolah ini benar-benar berakhlakul karimah maka Smartren kita laksanakan berjalan dengan baik, PAS pun sebagai Program Kurikulum berjalan.

“Guru yang tidak mengawasi di PAS maka bergabung dikegiatan Smartren. Smartren agendanya lebih kepada pendalaman agama dan menyangkut Program Jabar Juara Lahir Bathin sesuai dengan Moto Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat,” kata Nani.

Lanjut Nani, Smartren di isi dengan ceramah keagamaan, Tadarusan bersama, diawali dengan Sholat Dhuha bersama, dilanjutkan Sholat Zuhur berjamaah.

“Selain itu, Smartren juga di isi dengan games-games (permainan) yang sifatnya keagamaan untuk meningkatkan kualitas rohani,” ujarnya.

Kata Nani, diawal kegiatan atau pembukaan diisi oleh Ustadz, karena Program Smartren ini beberapa kategori yang diberikan dari pihak Gubernur langsung, bahwa siswa harus nyantri dipondok pesantren, dan ini agak kurang memungkinkan dilaksanakan karena lokasi pesantren juga cukup jauh dari sini,

“Maka untuk pemateri selanjutnya selama kegiatan Smartren kami berdayakan guru-guru yang ada,” katanya.

Lanjut Nani, Saat kegiatan Smartren berjalan, bagi siswa-siswi non muslim juga kami gerakan teman-teman guru non muslim untuk memberikan materi sesuai dengan agamanya dan itu dilaksanakan diruang kelas tersendiri.

“Diakhir kegiatan Smartren, SMKN 1 Kota Bogor akan mengadakan kegiatan Bhaksos Bhakti Sosial berupa Santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa yang akan dilaksanakan di Aula Sekolah¬† dimana dana untuk kegiatan Bhaksos itu berasal dari infak para siswa-siswi dan warga sekolah yang terkumpul dalam 1 tahun, Dan kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya,” terang Nani.

Ia berharap kegiatan Smartren ini dapat meningkatan ke Imanan dan KeTaqwaan siswa, sehingga siswa-siswi SMKN 1 Kota Bogor menjadi siswa-siswi yang berakhlakul karimah. (sud/red)