Robert Kardinal Bertemu Ratusan Warga di Manokwari

0
Robert Kardinal saat berkunjung//RED
MANOKWARI, braind.id – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Robert Joppy. Kardinal bertemu ratusan warga di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Sabtu (2/02/2019).
Pertemuan yang dilaksanakan di beberapa tempat dalam Kota Manokwari diantaranya Kompleks Borobudur, Anggrem, dan Amban dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, Mozes Rudi Timisela (Caleg Provinsi Papua Barat Dapil 1) dan Ketua Partai Golkar Kabupaten Manokwari, Dady Narwawan.
Kemudian, sejumlah calon legislatif (Caleg) Partai Golkar tingkat Kabupaten yakni Norman Tambunan, Haryono May, Mario Noya maupum Caleg Partai Golkar tingkat Provinsi yakni Alexander S.E. Dedaida (Dapil 4 Provinsi Papua Barat), James Kambu (Dapil 1 Provinsi Papua Barat), dan Albert Burwos (Dapil 1 Provinsi Papua Barat).
“Jadi masalah yang masih dihadapi dan menjadi keluhan di Papua Barat seperti di manokwari satunya masalah kebutuhan sosial, rumah yang layak huni dan lapangan kerja,”kata Caleg DPR RI Dapil Papua Barat, Robert Joppy. Kardinal kepada braind.id, usai bertemu masyarakat, Sabtu (2/02/2019).
Menurutnya, di wilayah Papua Barat terlebih khusus di Kabupaten Manokwari masyarakat kebanyak bekerja sebagai Nelayan, maka sudah barang tentu mereka (para nelayan-red) ini membutuhkan fasilitas alat tangkap yang memadai.
“Kita akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi apa yang menjadi permintaan masyarakat. Tentu kita tidak bisa memenuhi semua, karena kita harus lihat dari kekuatan dana dari pemerintah,”ujar anggota DPR RI Komisi IV bidang Pernatian, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan, dan Pangan ini.
Lankut, dirinya mengklaim, memang sudah banyak program secara nasional yang didorong ke Papua Barat sej dirinya sebagai Anggota DPR RI perwakilan Papua Barat sampai saat ini diantaranya alat pertanian khusus untuk Nelayan.
“Saya ini hampir 15 tahun di Komisi IV DPR RI mengurus petani dan nelayan. Tapi saya belum mau pindah, maka saya merasa belum sempurna dan bagaimana pun saya tetap memilih komisi empat,”terangnya.
Kenapa demikian, kata Kardinal, dirinya memilih menetap di Komisi IV DPR RI, karena di Papua Barat ini masih banyak masyarakat yang mata percairannya hanya Nelayan dan Petani.
“Kehidupan masyarakat sangat memprihatinkan, jadi saya tetap pertahan di Komisi IV. Padahal saya bisa pindah ke komisi lain,”kata dia.
Berikutnya, Bendahara Umum Partai Golkar ini menerangkan, mengenai hasil konsulidasinya menuju Pileg pada 17 April mendatang, tim kerjanya sudah melakukan konsulidasi diseparuh Papua Barat.
“Kami dari Golkar yakin bisa dapat satu kursi di DPR RI. Sekarang ini kan kita memimpin ketua DPRD di 10 Kabupaten se-papua barat. Nah, yang tidak itu Wondama, Pegaf, dan Mansel. Yang selain semua itu Golkar pemenang,”sebutnya.
Meski kata dia, Golkar bukan memimpin kepala daerahnya, tapi Golkar ada memiliki kepala daerah yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Maybrat, Tambrauw, Fakfak, dan Wakil Bupati Mansel.
“Jadi kita punya ada 6 bupati dan 1 wakil, kemudian 10 Ketua DPRD. Maka tarhet kita di peleg ini kita cita-cita menjadi ketua DPRD di seluruh kabupaten dan kota termasuk di provinsi. Walaupun tidak jadi kepala daerah,”aku Robert Joppy Kardinal.
Dalam kesempatan ini, dirinya kepada masyarakat di wilayah Papua Barat yang belum memiliki E-KTP segera membuatnya supaya dapat memilih. [RED/ONE]