Rapat Paripurna, Pemkot Bogor Jika Deadlock Jalan di Tutup

0

BOGOR, braind.id – Rapat paripurna keputusan soal anggaran APBD-Perubahan 2018 Jumat (28/09/18) menjadi akhir perjuangan Pemkot dalam mengajukan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembayaran lahan yang digunakan Jalan R3 di Katulampa, Bogor Timur Jawa Barat.

Dalam rapat paripurna, Ketua DPRD Kota Bogor Untung W. Maryono mencoret pengajuan anggaran tersebut, atas kesepakatan dan dukungan dari semua Fraksi.

Menyikapi hal itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan tidak ada masalah dan tinggal melaksanakan saja.

Disinggung soal kesepakatan perdamaian yang diputuskan Pengadilan Negeri (PN), sekda mengaku akan melakukan komunikasi dengan pemilik lahan, tetapi kalau hasilnya deadlock, maka pihaknya berkomitmen termasuk melakukan penutupan jalan.

Diakui Sekda, semua sudah diperjuangkan dan disampaikan juga ke teman-teman dewan, tapi kesepakatanya tetap tidak bisa dianggarkan. Dan pihaknya siap menjalankan poin kesepakatan yang sudah jadi putusan PN karena itu konsekuensi.

“Kami komitmen, kalau perlu menutup jalan ya kita lakukan, karena itu merupakan produk hukum dan harus ditaati,” kata Sekda.

Ditanya soal uang sebesar Rp8,4 miliar yang dikonsinyasi di PN untuk pembayaran lahan DJKN yang rencana awalnya untuk ruislah dengan pemilik lahan, sekda mengaku uang tersebut masih ada di PN.

Jadi itu kan ada lahan yang terpakai untuk jalan, ada yang dipakai untuk Puskesmas, kelurahan dan pertanian, ada juga untuk kepentingan RTH yang akan di ruislag dengan Siti Khadijah.

“Nanti hari Senin (hari-red) saya akan ke Jakarta dan diterima DJKN, akan mencoba semoga nanti sejumlah bidang yang digunakan puskesmas, kelurahan, pertanian bisa dihibahkan, dan sebagian uang konsinyasi bisa dikembalikan. Dan uang konsinyasi masih di pengadilan,” paparnya. (As/Edwar)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here