Rampak Sarinah menyelenggarakan Pelatihan Canvassing Politik

0

JAKARTA, braind.id Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari bersama Rampak Sarinah Tulungagung dalam Pelatihan untuk canvassing politik menangkan Jokowi- Kyai Ma’ruf Amin

Setelah Deklarasi Dukungan kepada Jokowi-Makruf Amin pada tanggal 16 Desember 2018 yang lalu, maka Rampak Sarinah menyelenggaran pelatihan canvassing untuk memenangkan pasangan capres-cawapres no 01 tersebut.

Pelatihan canvasing pertama diselenggarakan di Tulungagung (28/12/18) diikuti oleh 40 peserta, kedua di Kediri (05/01/19) diikuti 60 peserta dan ketiga di Blitar (06/01/19) yang diikuti oleh 38 peserta.

Siang tadi saat ditemui braind.id, Selasa (29/01/19), Eva Sundari memberikan pelatihan yang sama untuk relawan-relawan di Jakarta.

Ia menyampaikan, Para caleg perempuan PDIP di Kediri juga aktif menjadi peserta ataupun sekedar observer karena mereka sadar door to door adalah kunci kemenangan baik dalam pencapresan maupun pencalegan.

Rampak Sarinah sadar, kata dia, bahwa hanya dengan bersikap dewasa (tidak emosional) yaitu kemampuan para aktor politik laki dan perempuan untuk berelasi dengan data dan fakta yang akan dapat menjamin kualitas demokrasi kita di 2019 akan terjaga.

“TKN menengok FB ku tentang pelatihan tersebut dan saya memberikan pelatihan yang sama untuk relawan-relawan Jkw-KMA khususnya yang perempuan di 2 tempat,” kata Eva Sundari.

Pelatihan yang menitikberatkan mengembangkan kapasitas komunikasi inter-personal para relawan, diorganisir langsung oleh Eva Sundari yang juga penggagas pendirian organisasi perempuan berhaluan nasionalis-relijius tersebut.

Materi pelatihan terdiri dari pengenalan Konsep Analisis Transaksional, Komunikasi Emphaty dan Praktek Bicara Efektif 3 menit.

Suasana dinamis karena pelatihan bersifat interaktif termasuk permainan analisis isi kalimat, praktek dialog dan praktek orasi singkat para peserta yang divideokan untuk dianalisa bersama.

Antusiasme ditunjukkan oleh para peserta karena semua harus praktek dan direkam video dan diupload di Aplikasi WAG untuk kemudian dibahas bersama.

Eva Sundari menjelaskan, “Kemampuan Komunikasi adalah inti dalam berpolitik yang tujuannya adalah memperjuangkan suatu kepentingan”.

“Tapi bagi perempuan, termasuk relawan perempuan karena ini ketrampilan yang wajib dimiliki karena ada prinsip personal is political. Perempuan harus selalu bernegosiasi dengan sistem patriarki demi kepentingan untuk kesetaraan kesempatan,” terangnya.

sementara itu, Mudrikah seorang anggota RS Tulungagung mengatakan, “Saya menjadi sadar, mendukung pak Jokowi itu harus produktif yaitu dengan mampu menambah suara untuk memilih pak jokowi. Itu tugas utama relawan”.

“Penting bagi relawan untuk mempelajari kinerja pak jokowi sekaligus visi misi pak jokowi yang akan datang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Mujiati (salah satu peserta) di Gampeng Kediri, menyatakan bahwa canvassing dengan berbekal data kinerja tersebut akan bisa mewujudkan yang disebut startegi jkw-KMA berupa kampanye positif.

“Kita lawan hoax dengan data, fakta kinerja sehingga semua terpaksa bicara tentang gagasan-gagasan memajukan kesejahteraan umum,” katanya. (Amy78)