Puncak Diidentikkan Kawin Kontrak, Wakil Bupati Bogor Gerah

0
ilustrasi, foto dari Foster film kawin kontrak

BOGOR, braind.id Gencarnya pemberitaan online yang beredar tentang kawin kontrak, di Cisarua kawasan Puncak Kabupaten Bogor Jawa Barat, wakil Bupati Iwan Setiawan gerah.

“Saya orang Cisarua, lahir disana.Tak ada disana kawin kontrak. Itu mah cerita yang ada dalam film,” kata Iwan Setiawan usai Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jamie Al-Barokah Desa Parakan Jaya, Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (13/09/2019).

Kawasan Puncak Bogor, kata Iwan, acap kali diidentikkan maraknya praktik kawin kontrak, mewarnai kehidupan masyarakat disana.

Iwan Setiawan kembali  menegaskan tidak ada istilah kawin kontrak dikawasan tersebut.

Kawasan Puncak, merupakan kawasan wisata dan belakangan ini Puncak terstigma dengan ‘kawin kontrak’. Padahal di kawasan itu, pernah diproduksi film berjudul ‘Kawin Kontrak  di Gunung Mas’. Puncak kini diidentikan kawin kontrak.

“Kan dulu pernah bikin film ‘Kawin Kontrak di Gunung Mas’, waktu itu saya jadi figurannya. Karena itu, Puncak populis sebutan kawin kontrak,” tutur Iwan.

Iwan mengatakan kawin kontrak hanya ada di zaman “baheula”. Kawin kontrak hukumnya haram.

Sebelumnya, Bupati Bogor juga sempat geram, setelah munculnya Isu kawin kontrak di Puncak mewarnai sejumlah pemberitaan. Ade Yasin menduga, isu kawin kontrak bertajuk ‘halal sex’ sengaja di publis, sebagai upaya oknum tertentu menggiring pusat wisata itu tercemar.

(Den)