PT PTP Multipurpose, Salah Satu Operator Terminal Termuka Di Indonesia

0

JAKARTA, braind.id PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Multipurpose) adalah salah satu operator terminal Multipurpose terkemuka di Indonesia, dan juga operator terminal Multipurpose di Pelabuhan Tanjung Priok, yang merupakan pelabuhan terbesar di Indonesia dalam hal throughput, nilai ekspor dan impor.

Multipurpose dalam hal ini adalah perusahaan sebagai terminal operator pelabuhan yang melayani kegiatan bongkar muat lebih dari satu jenis kargo.

Hal itu dijelaskan Direktur Utama PTP Multipurpose, Imanuddin, Senin (06/05/2019), saat acara Media Gathering, di Brizola, Jakarta Selatan.

“PTP Multipurpose tengah melakukan pengembangan bisnis secara organic dan non-organic, dengan terus melakukan pengembangan layanan yang berfokus pada bisnis kargo multipurpose di seluruh Wilayah Indonesia (Nusantara) hingga ke Luar Negeri (regional dan Internasional),” katanya.

“Bahwa PT Pelabuhan Tanjung Priok memiliki misi sebagai operator terminal Multipurpose, Curah Cair, dan Curah kering dengan menciptakan ekosisitem guna memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) secara berkesinambungan,” terangnya.

Lanjut dia, Dengan visi yaitu menjadi operator smart terminal kelas dunia berbasis platform yang merupakan pilihan pertama pelanggan.

Kata dia, Sebagai anak perusahaan yang 99 persen dimiliki oleh IPC atau Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) dan satu persen dimiliki oleh PT Pelabuhan Investama Indonesia, PTP Multipurpose dalam hal ini menangani berbagai jenis kargo : kargo umum, curah kering, curah cair, bag cargo dan lainnya.

“Pada tahun 2018, PTP Multipurpose beroperasi di Tanjung Priok dan empat cabang lainnya, yaitu: Panjang, Bangkulu, Jambi, dan Banten. Serta, di tahun 2019 ini, PTP akan mengoperasikan lima cabang yaitu Palembang, Pangkal Balam, Tanjung Pandan, Cirebon, dan Teluk Bayur,” ucapnya.

“Kedepannya, PTP Multipurpose akan mengembangkan jangkauan bisnis dan tidak menutup kemungkinan dapat menjadi Operator Terminal Multipurpose di berbagai Wilayah Indonesia bahkan hingga ke Luar Negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tercatat tahun 2018, dari berbagai jenis kargo yang ditangani PTP Multipurpose total secara keseluruhan dari 5 cabang yang ditangani PTP Multipurpose throughput yang di dapatkan sebanyak 22 juta ton.

Sebagai terminal operator pelabuhan, awalnya PTP Multipurpose melayani kegiatan bongkar muat semua komoditas domestik dan internasional. Di tahun 2018 semester II, PTP Multipurpose bertransformasi dengan fokus utama menjadi operator terminal Multipurpose. (dade)