Program tahunan Korem 061/SK, SFF Kenalkan Ilmu Pengetahuan Sederhana

0
21

BOGOR, braind.id – Korem 061/Suryakancana, Persit Koorcab Korem 061 PD III/Siliwangi bekerjasama dengan Goethe Institute dan pelajar sewilayah Kota Bogor, melaksanakan kegiatan nonton bersama Film Sains Indonesia, bertempat di Aula Balai Suryakancana Jalan Merdeka No.64 Kota Bogor, Kamis (08/11/2018).

Kegiatan ini di hadiri oleh Kasrem 061/Sk Letkol Kav Eko Saptono, Kasi Pers Korem 061/Sk Letkol Caj Arifin Sitanggang, Ketua Persit Koorcab Korem 061 Ny. Ririx Hasan, Tim Science Film Festival (SFF) dari Goethe Institut Germany serta pelajar se wilayah Kota Bogor.

Dalam sambutannya Ketua Persit Koorcab Korem 061 Ny. Ririx Hasan, menyampaikan Science Film Festival (SFF) merupakan program tahunan pusat kebudayaan Germany yang bekerja sama dengan Goethe Institute dan kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2005. SFF dikenalkan dan dilaksanakan di Indonesia mulai tahun 2013.

“Kegiatan SFF 2018 tahun ini, dilaksanakan mulai tanggal 23 Oktober- 13 November 2018, di 42 kota di Indonesia. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Persit KCK Koorcab Rem 061 PD III Siliwangi dan Siswa/i SD, SMP, SMA di wilayah Bogor yang dapat menjadi salah satu bagian dari tempat pemutaran film SFF 2018,” kata Ririx.

SFF mempunyai tujuan untuk mengenalkan ilmu pengetahuan sederhana kepada anak usia 9-16 tahun, sebagai salah satu cara untuk menyiapkan anak-anak sebagai generasi penerus yang lebih peduli akan perkembangan ilmu dan teknologi, dimana saat ini akan mengangkat tema ‘Revolusi pangan menghadapi tantangan tahun 2050’.

“Film pendek yang akan diputar durasi 10-15 menit yang berasal dari berbagai Negara diantaranya Indonesia, Germany dan Malaysia. Nonton film sambil belajar bisa dilakukan di Science Film Festival 2018. Tahun ini, Science Film Festival kembali hadir untuk mengenalkan sains dan teknologi melalui film,” ujarnya.

Lanjut Ririx menjelaskan, berbeda dengan festival film lainnya, Science Film Festival justru memproduksi film-film bertopik ilmiah dan tekonogi yang dikemas secara menarik untuk anak-anak.

Dengan mengusung topik Revolusi Makanan, Science Film Festival membahas beberapa isu persedian makanan di masa depan, bahan makanan manusia di masa depan jika persedian sumber daya bumi sudah menipis, “Seperti apa ya makanan masa depan dan perilaku konsumsi kita nanti?” katanya.

“Nonton bersama ini diikuti dengan antusias oleh pelajar, harapan mereka nobar ini dapat dilaksanakan setiap bulan di Korem 061/Sk karena selain hiburan mereka mendapatkan ilmu pengetahuan yang langsung dipraktekkan setelah pemutaran film,” pungkas Ririx. (dade)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here