Program Nobat Pemkab Bogor, 27 PSK Terciduk di Tes Urine Oleh BNN

0

BOGOR, braind.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggencarkan program Nongol Babat (Nobat), sebanyak 27 Pekerja Seks Komersial (PSK) asal Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menjalani tes urin dan pendeteksi and Human Immunodeficiency Virus  (HIV) di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Senin (21/01/2019).

Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin seusai mengunjungi kantor BNN Kabupaten Bogor. Kepada media ia menjelaskan hasil dari program nongol babat hari ini adalah pemberantasan tempat-tempat prostitusi, narkoba, miras dan juga tempat-tempat yang disinyalir menjadi hiburan malam dan kontrakan-kontrakan liar yang di isi oleh pasangan bukan suami istri.

“Operasi ini terus akan kita lakukan dalam rangka operasi nongol babat yang menjadi salah satu Program Panca Karsa, sesuai dari visi misi kami yaitu Bogor berkeadaban. Kami ingin Kabupaten Bogor bebas dari narkoba, prostitusi, minuman keras dan juga hal-hal negative lainnya,” tutur Bupati.

Ade juga menjelaskan, berdasarkan laporan hari ini yang tertangkap kebanyakan berasal dari wilayah tetangga.

“Ya ini saya lihat dari Cianjur, Sukabumi, Karawang, Bogor dan Purbalingga juga ada, lebih banyak dari Sukabumi, nanti kita panggil orang tuanya untuk dijemput kesini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menyampaikan l, penangkapan kali ini menjaring sebanyak 27 PSK Yang ditemukan di beberapa kos-kosan dekat Tempat Hiburan Malam di Kecamatan Kemang.

“Saat ini sedang dilakukan pendataan, tes urine dan pemeriksaan narkoba serta HIV tehadap 27 orang tersebut oleh BNN, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial,” terang Agus.

Ia menambahkan selama melakukan operasi Nobat, pihaknya telah meringkus banyak PSK yang tersebar di beberapa kecmatan diantaranya Cisarua, Cibinong, Kemang dan Sukaraja. (Agung/Diko/Diskominfo)