Pengrusakan Barang Bukti, Terdakwa di Vonis 1 tahun 6 Bulan

0

JAKARTA, braind.id Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan putusan (vonis) terhadap Terdakwa Joko Driyono dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan, dalam Kasus Pengrusakan Barang Bukti, pada Selasa, 23 Juli 2019,

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Dr. Mukri, melalui siaran pers, di Jakarta.

Mukri menguraikan, Terdakwa Joko Driyono dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tidak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu dimuka penguasa yang berwenang,

akta-akta, surat-surat, atau daftar-daftar yang atas perintah penguasa umum terus menerus atau untuk sementara waktu disimpan yang masuk tempat kejahatan dengan memakai anak kunci palsu atau perintah palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 235 jo. Pasal 233 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP.

“Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan menuntut Terdakwa Joko Driyono dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan dan dinyatakan melanggar Pasal 235 jo. Pasal 233 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua subsidiair,” terang Mukri.

“Atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, Terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir selama 7 (tujuh) hari, untuk mengambil sikap menerima atau Banding,” ungkap Mukri.

(edu/red)