Pendukung Jokowi, Deklarasi Tim Relawan Nusantara Bersatu di Papua Barat

0

MANOKWARI, braind.id – Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang. Pendukung Jokowi dari wilayah timur yakni Papua dan Papua Barat mendeklarasikan Tim Relawan Nusantara Bersatu (RNB) Jokowi.

Deklarasi RNB Jokowi yang dilaksanakan di Manokwari, Papua Barat, Jumat (27/04/2019) dan di hadiri ratusan dukungan Jokowi dari berbagai kalangan masyarakat.

Tak hanya itu, dalam kegiatan deklarasi tersebut di ramaikan dengan seni musik Papua diantaranya group music akustik Manokwari Firumo dan Rio Grime 1985.

Ketua Koordinator RNB Wilayah Timur Indonesia, Rudy Jumar Saif menjelaskan, Tim RNB adaah tim relawan yang bentuk oleh keluarga Presiden Jokowi yang dimotori oleh ketua Dewan Pembina Bapak Joko Daryanto.

“Ini sebagai wadah penyampaian aspirasi dari masyarakat yang mendukung bapak Jokowi untuk kembali menjadi Presiden Republik Indonesia priode 2019-2024 atau yang ke dua kalinya,”kata Jumar Saif kepada wartawan, di Manokwari, Jumat (27/04/2018).

Maka, sebut dia, sebagai koordinator wilayah timur telah datang menghadiri deklarasi dalam bentuk dukungan dari berbagai unsur diantaranya tokoh pemuda dan dari seluruh elemen yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di wilayah Papua Barat.

“13 Kabuaten dan Kota ini telah bersiap untuk mendukung bapak Jokowi sebagai Presiden kedua kalinya dan kami sangat berterimakasi atas dukungan dari masyarakat disini,”beber Jumar Saif.

Dikemukakannya masyarakat memberikan dukungan kepada bapak Jokowi karena spirasi mereka dijawab dan memang bapak Presiden Jokowi telah membuktikan janjinya.

“Jokwi telah membuktikan janjinya bahwa akan fokus dan lebih membangun wilayah atau kawasan timur Indonesia khususnya Papua dan Papua Barat. Sudah dibangun infratsruktur seperti jalan toll dari Arfak sampai dengan Merauke,”sebutnya.

Lanjutnya, itu pun Jokowi telah melakukan refitalisasi bandara udara, mebangun bendungan, membangun pelabuhan sebagai toll laut dan masih banyak lagi program-program yang lansung bersentuhan dengan masyarakat.

“Di bidang pertanian kita teah lakukan yang namanya pembangunan untuk 1 juta cetak sawah baru diluar pulau jawa dan rehabilitasi jaringan irigasi seluruh 3 juta hektar, itu pun sudah dibangun,”tutur dia.

Kemudian, berikutnya untuk masyarakat adalah program lelovam telah dibanguan yaitu 9 juta hektar dan itu dikhususkan untuk masyarakat langsung mendapat sertifikat.

Namun, kata dia, hanya untuk daerah atau kawasan dan sepanjang itu masih menjadi kebutuhan masyarakat pemerintah akan melepaskan yang namanya status kawasan itu menjadi APL dan dapat disertifikatkan.

“Jadi saudara-saudara di Indonesia khusus di wilayah Papua dan Papua Barat telah merasakan dampaknya. Maka untuk dua priode kita akan lebih lagi membangun Tanah Papua lebih maju atau setidaknya kita telah membuktikan dengan 60 persen APBN itu terserap ke dalam provinsi papua dan papua barat,”jelas dia.

Maka, dia menuturkan, hal ini membutuh kesatuan dan persatuan visi kedepannya. Selain itu, ada program lanjutan yaitu penguatan dan pengembangan ekonomi masyarakat dalam bentuk koperasi seperti yang direncakan akan dibangun di Distrik Warmare, Prafi, Masni, dan Sidei (Warpramasi).

“Disitu dibangun yang namanya rehabilitasi jaringan irigasi seluas 15000 hektar dan kita akan melanjutkan dengan pembangunan bendungan Macuan di SP5 karena sampai dekarang belum ditindaklanjuti, jadi akan ditindaklanjuti di tahun 2019,”kata dia.

Dia mengemukakan, untuk kawasan Warpramasi menurut informasi bahwa masih mengalami banjir. Maka, pihaknya akan melakukan normalisasi dan refitalisasi saluran tersebut dan membuat pelebaran.

“Maasih menjadi pekerjaan rumah terbesar oleh bapak Presiden Jokowi. Jadi dengan adanya dukungan dari masyarakat di Papua dan Papua Barat untuk beliua (Jokowi) menjadi Presiden Jokowi menjadi presiden kedua kalinya dan akan diselesaikan pekerjaan itu,”ungkapnya.

Sementara Ketua RNB wilayah Papua Barat, Xaverius Kamubun mengatakan dengan adanya deklarasi Tim RNB, kedepan pihaknya sebagai pengurus akan tetap melakukan konsolidasi.

“Yang jelas pengembangan leih lanjut di wilayah papua barat itu sudah terstruktur di dalam kepengurusan. Dimana, ada kordinator wilayah dan masing-masing akan berkordinasi sebagaimana mestinya di kabupaten dan kota terkait,”tutur Xaverius Kameubun.

Sehingga, kata dia, bukan karena tingkat tapi di tingkat Kabupaten dan Kota akan turut terbentuk Tim RBN. Pasalnya, ini juga bagian dari solidaritas, dan temporer serta tidak mengikat.

“Hanya karena solidaritas atau rasa simpati maka timbul persatuan dan siap menjadi relawan. Tentunya tetap terakomodir dan relawan yang satu ini atau RNB ini itu pun akan berkolaborasi dengan tim relawan-relawan yang lainnya,”sebutnya.

Namun, kata dia bahw patut dicacat masing-masing punya lebel, maka harus bertindak sesuai dengan batas. Meski pun bereaksi dan tentunya sebagai relawan harus memberikan yang terbaik agar tujuan bersama dapat tercapai.

“Kita tidak arogansi, tetapi kita tetap menjiwai jiwa Jokowi sebagaimana yang dilakukan oleh beliau kepada masyarakat. Sehingga apa pun pemahaman bahwa pergerakan menjalang Pilkada itu jangan terlalu formal tetapi biasa-biasa saja,”tandas Fakaubun. [fg]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here