Parjal Papua Barat Tolak Pengadaan 119 Peti Mati di Manokwari

0
Ratusan Peti Mati di Manokwari//Istimewa
MANOKWARI, braind.id – Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat menolak dengan tegas pengadaan ratusan buah Peti Mati di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Demikian hal ini dikatakan Panglima Parjal Papua Barat, Ronald Mambiew melalui pesan whatsAp yang diterima braind.id, Kamis (1/11/2018).
Menurutnya, pengadaan tersebut telah di distribusikn ke Nabire dan Jayapura Provinsi Papua terkait atribut yang di dalam peti itu sudah bertentangan dengan aturan dan tata cara perkabungan.
“Kami Parjal menolak dengan tegas usaha pengadaan peti mayat yg di dalamnya terdapat atribut nasrani. Jangan ada usaha yang membuat kegaduhan. Kami juga minta pemda datangi oknum pengadaan tersebut,”ujarnya.
Panglima mengemukakan, penolakan dilakukan karena pihaknya tidak mau ada usaha yang memecahbela keharmonisan umat beragama di tanah Papua.
“Mari jaga keamanan dan rukun umat beragama di tanah Papua dan bupati patut dan segera mengecek dinas yg berkompeten dan perindakop tentang ijin usaha serta petugas pelabuhan,”sebutnya.
Maka, dirinya meminta Pemda dan Klasis serta Kepolisian harus mengambil langkah terkait surat ijin dari usaha tersebut.
Informasi yang dhimpun, jumlah Peti Mati yang diturunkan dari Kontener di Pelabuhan Manokwari ke ruko pemilik uasah tersebut di Jl. Bandung Borarsi, Kamis (1/11/2018) sekira pukul 09.00 WIT pagi sebanyak 119 buah.
Selain Peti Mati, ditemukan juga berbagai kelengkapan di dalam peti mati berupa Bantal Kepala, Gambaran Yesus dan Murid-murid Perjamuan, Sarung Tangan, Minyak Wangi Meloni, Rumbai-rumbai Putih. Bahan peti mayat terbuat dari bahan fiber berukuran anak dan dewasa. [RED/ONE]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here