Pameran Adhyaksa Law, Biro Kepegawaian Kejaksaan Manfaatkan IT

0

JAKARTA, braind.id Pemeran Inovasi Adhyaksa Law Festival sebagai rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 yang akan berakhir pada Senin 22 Juli 2019 mendatang, menjadi daya tarik bagi Korps Adhyaksa.

Betapa tidak berbagai booth partisi yang di pamerkan dari berbagai bidang di lingkungan Kejaksaan RI, yakni program kerja dan unggulan menuju Kejaksaan yang profesional, transparan dan akuntabel.

Diantaranya adalah Booth atas stand yang disuguhkan Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin), berupa sistem administrasi baru terkait soal up date data pegawai, proses pelayanan secara elektronik, hingga cara mengakses pegawai pada Simkari.

“Ini bagian terobosan baru yang berbasis IT di biro kepegawaian, sehingga para jaksa dan pegawai di seluruh Indonesia bisa dapat mengikuti perkembangan baru apa yang telah dilakukan oleh Biro Kepegawaian saat ini,” ujar Kepala Biro Kepegawaian pada Jambin, Masyhudi di Badiklat Kejaksaan, Jakarta, Jumat (19/07/2019).

Aksesnya, kata dia, bisa dilakukan melalui adroid atau mobile phone atau Personal Computer. Sistem ini kata mantan Wakajati DKI Jakarta itu, dimanfaatkan untuk melakukan pemetikan uji beban jaksa, hal ini terkait percepatan proses penyesuaian jabatan jaksa yang saat ini sedang dikebut oleh Biro Kepegawaian.

“Jadi momen pameran ini bisa dimanfaatkan mereka para jaksa dan pegawai. Dan ini merupakan wujud dari komitmen Biro Kepegawaian dalam upaya membangun wilayah zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” ujarnya.

Lanjut dia, Selain itu pada saat pameran berlangsung, Biro Kepegawaian dibawah bidang Jaksa Agung Muda Pembinaan menampilkan sejumlah inovasi, prestasi hingga terobosan lain yang pernah diraihnya. Seperti hasil capaian sertifikasi ISO 9001:2015 dalam pengelolaan managemen.

“Untuk pengelolaan managemen, Biro Kepegawaian sudah terakreditiasi dan memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015. Syukur Alhamdulillah, semua itu merupakan wujud dari jiwa karsa dan karya nyata Kejaksaan untuk Indonesia Unggul,” ucapnya dengan penuh semangat.

Sebelumnya, pada pembukaan pameran Kamis 18 Juli 2019, Wakil Jaksa Agung RI, Dr Arminsyah menyerukan agar jajaran kejaksaan berupaya mengembangkan kemampuan, kompetensi, dan kapabilitas, untuk menjadi insan Adhyaksa yang lebih kreatif dan inovatif.

“Serta siap mengaktualisasikan berbagai strategi dan lompatan pemikiran baru dan terobosan dalam mengatasi setiap persoalan dan permasalahan guna menentukan alternatif solusi, jalan keluar pemecahan, dan tujuan akhir pencapaian yang jelas, positif, dan baik,” ujar Arminsyah.

Senada dengan Marsyhudi, kata Arminsyah setiap karsa dan karya nyata Kejaksaan tidak lain ditujukan untuk menunjukkan kehadiran kejaksaan secara aktual di tengah-tengah masyarakat, terlebih sumbangsih yang harus diberikan guna mewujudkan Indonesia Unggul.

Seruan Arminsyah tersebut didasari fenomena pesatnya perubahan zaman yang terjadi begitu cepat, tidak terduga, tidak linier, dan juga keluar dari pola tata cara yang mapan. Suka atau tidak suka, siap atau tidak siap merupakan realitas yang niscaya harus diterima dan dihadapi.

“Fenomena tersebut pada akhirnya tak terkecuali mengubah tatanan lanskap ekonomi, sosial, budaya, dan aspek lainnya secara masif, tanpa batas, tanpa terikat ruang dan waktu,” katanya.

Karena itu, kata dia, setiap perubahan  seyogianya dipandang sebagai sebuah momentum dan peluang bersama untuk mengubah perspektif, cara berpikir dan cara bersikap dalam merancang, merencanakan, memformulasikan dan pada akhirnya menentukan pilihan tindakan atau hal-hal yang dianggap tepat dan memadai.

“Terlebih untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari yang pernah dilakukan sebelumnya, guna merespons berbagai kebutuhan baru yang mendesak sebagai implikasi dari setiap gerak perubahan,” tutur Arminsyah.

Adhyaksa Law Festival ini juga menunjukan berbagai kegiatan berupa pameran foto dari satuan kerja di lingkungan Kejaksaan Agung RI dan seluruh kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Indonesia.

Sedangkan pameran inovasi dan produk unggulan hanya diikuti di semua bidang, yakni bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), bidang Pembinaan, bidang Pengawasan dan Badiklat Kejaksaan. Selain itu Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kejati Jabar dan Kejati Banten.

(edu/red)