Masyarakat Tuntut Buka Jalur Rumpin Yang Telah Disepakati & Ditetapkan

0
51

TANGERANG, braind.id – Perbatasan Kab. Bogor dan Kab. Tangerang yang di anggap lebih merugikan wilayah Kec. Legok dan Kec. Pagedangan Kab. Tangerang, tentang adanya buka tutup Jalan Raya Parungpanjang – Legok, terkait kesepakatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kec. Parungpanjang, Kab Bogor. (08/11/2018).

Aliansi Masyarakat Legok – Pagedangan melakukan aksi unjuk rasa damai. Dalam tuntunannya, Ketua Koordinator Kec. Pagedangan, Budi mengungkapkan, tuntutannya Pemerintah harus membuka jalur Rumpin.

“agar Volume Transportasi Tronton berkurang dijalur Legok – Pagedangan, dan juga terkadang ada saja supir yang melanggar jam tayang operasional yang telah disepakati bersama,” katanya.

“serta tindak tegas supir yang dibawah umur karena terkadang suka menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia karena kesalahan supir dibawah umur tidak memiliki keahlian menyetir dan juga tidak memiliki SIM,” Ujarnya.

Lanjutnya, “kami para masyarakat berharap ada tindak tegas dari pihak Dishub Kab. Tangerang, Polres Tangerang,Bupati Tangerang, Gubernur Banten agar ada solusi yang terbaik,” harap Budi.

Sementara itu, satu diantara perwakilan unjuk rasa damai mengatakan, dari wilayah Kec. Pagedangan berharap dengan adanya Aksi ini, yang berpusat di jembatan Malang nengah.

“semoga apa yang kami harapkan dapat direalisasikan oleh Pemerintah Daerah maupun pusat, terutama jika jam tayang belum beroperasi diharapkan para supir transportasi tidak parkir di bahu jalan, karena dapat mengurai kemacetan akibat parkir di bahu jalan,” ujarnya.

“semoga ada solusi yang terbaik antara masyarakat dan juga pengguna transportasi tronton untuk bersama – sama mematuhi peraturan yang telah disepakati bersama,” pungkasnya. (pap/dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here