Marinus Bonepai Serukan ‘Bangga Menjadi Pemuda Indonesia’ di HSP ke-90 Tahun

0
Wakil Ketua Bidang Pembangunan DPP KNPI//RED
MANOKWARI, braind.id – Demi Menjaga Keutuhan Pemuda. Marinus Bonapai, Wakil Ketua Bidang Pembangunan DPP KNPI serukan pemuda Papua Barat harus bangga menjadi pemuda Indonesia.
Pasalnya, dengan lahirnya hari sumpah pemuda yang di deklarasikan sejak 28 Oktober 1928 sampai dengan 28 Oktober 2018 tepat berusia 90 tahun ini harus menjadi suatu kebanggaan bagi pemuda.
Dimana, menurutnya, usia 90 tahun itu apabila disamakan dengan usia manusia. Maka itu usia yang sudah tua dan tidak lagi punya kemampuan untuk berjalan.
“Tapi ini menjadi kebanggaan bahwa dengan waktu yang begitu lama, pemuda sampai hari ini masih tetap kokoh dan kita harus menjadi generasi muda yang terus menjaga apa yang sudah di persatukan pemuda kita sebulumnya,”katanya.
Kemudian, lanjut dia, terlebih khusus untuk DPD KNPI Papua Barat diharapkan dengan ada moment peringatan hari sumpah pemuda, kedepan pemuda lebih bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Memang kita tahu bahwa dinamika pemuda hari ini beregam di semua provinsi. Tetapi kita masih tetap kokoh dibawa paying DPP KNPI yang di deklarasikan oleh Ketum DPP KNPI, Muhamad Rifai Darus bahwa pemuda ini penting untuk terus dipupuk,”tutur Bonepai.
Untuk itu, dia menyebutkan bahwa DPP KNPI telah bermitra dengan beberapa kementerian terkait agar terus mendorong program-program yang dapat melibatkan generasi muda ditingkat nasional maupun daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten dan kota.
“Pemerintah melihat pemuda ini penting dan harus dijaga sehingga bisa melahirkan kepemimpinan demi melanjutkan estafet setelah kepemimpinan hari ini,”ucap Marinus Bonepai.
Namun, dia menuturkan, apabila pemerintah tidak melihat hal dan membiarkan pemua terus dipengaruhi dengan hal-hal negative, maka secara otomatis akan terjadi krisis pemimpin yang mempunya prisip dalam memimpinb negara ini.
“Maka sebagai pemuda dan kami DPP KNPI kita bangga menjadi pemuda Indonesia dan ini akan berakhir kepemimpinan saat inui. Siapapun nanti kemudian kepemimpinannya, harus mampu menjaga dan memupuk persatuan pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke,”imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Bonepai juga berharap kepada DPD KNPI Papua Barat agar segera merealisasikan program-program yang sudah dicanangkan dalam rapat kerja (Raker) tidak saja ditingkat provinsi, tapi juga tingkat kabupaten dan kota dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Tapi menyelesaikan persoalan internal organisasi seperti tugas-tugas karateker di kabupaten dan kota. Ini harus segera dilakakukan, karena kita ber-KNPI ada aturan mainan dan anggaran dasar rumah tangga (AD-RT) karena di tahun 2019 nanti masa kepengurusan DPD KNPI Papua Barat akan berakhir,”pungkasnya. [RED/ONE]