LPKA I Tangerang & Universitas Tirtayasa Gelar FGD

0

TANGERANG, braind.id Dalam upaya meningkatkan profesionalisme di seputar dunia pendidikan dan pembinaan terhadap anak didik (Andik) atau anak binaanya, Lembaga Pembinaan khusus Anak (LPKA) kelas I Tangerang mengadakan Forum Group Diskusi (FGD) bersama para Dosen dari Universitas Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten.

FGD nampak dihadiri langsung oleh para Dosen dari Untirta, para tenaga didik dari LPKA dan para tenaga didik dari luar LPKA serta para pejabat struktural LPKA yang berlangsung di ruangan SMK LPKA I Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Kamis (25/04/2019).

Dalam penyampaian kata sambutan, Plt Kepala  LPKA I Tangerang, Bunda Lingga melalui Kasie Wasdakin, Deny nampak mengawali dengan menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dari para Dosen Untirta terhadap seputar pendidikan di LPKA I Tangerang.

“Mengucapan trimakasih kepada Kampus (Untirta-red) yang telah  megadakan FGD dalam rangka mentransformasi ilmu dalam pembelajaran bagi Andik di LPKA ini,” katanya dihadapan peserta FGD.

Diakhir penyampaianya, Kasi Wasdakin yang dikenal publik ramah nan humanis namun tegas dan melindungi ini, kembali berharap dengan FGD tersebut dapat bermanfaat dalam memajukan pendidikan di LPKA I Tangerang.

“Kegiatan ini mudah-mudahan dapat menemukan suatu formula khusus dalam pembelajaran bagi Andik serta menjadi bekal bagi para pengajar  guru yang ada di LPKA ini,” ujarnya.

Masih ditempat yang sama, hal senada disampaikan oleh Kasi Pembinaan LPKA I Tangerang yang akrab disapa oleh anak binaan dengan sapaan Bunda Herti, melaui Kasubsi pendidikan dan Latker, Bergi Riyadi yang menyatakan apresiasi bahwa kegiatan FGD sangat positif untuk pendidikan di tempatnya mengabdi (LPKA-red).

“FGD ini amat bagus di lakukan, di karenakan memang para pengajar di LPKA ini banyak dari pegawai yang basicnya bukan pengajar. Tapi semua itu harus kita lakukan demi generasi penerus bangsa, agar kedepanya anak-anak yang sedang bermasalah dengan hukumpun tidak putus pendidikan,” Tutur Kasubsi.

“Dan ini juga yang sedang kami lakukan, agar masyarakat luar mengetahuinya bahwa keberadaan mereka disini bukanlah harus terpenjara, tapi mereka di lakukan pembinaan agar bisa lebih baik kedepannya dan bermanfaat untuk Bangsa, Agama, Masyarakat dan keluarga. Tentunya setelah selesai menjalani masa pembinaan di LPKA ini,” Ujarnya.

Sementara itu, Dosen dari Universitas Tirtayasa, Nyonya Ila Rosmalawati, Spd, MSi, Phd, didampingi Nyonya Ika RizQi Meylia, M.Pd, dalam sambutanya menyampaikan bahwa pihaknya merasa kagum terhadap para tenaga didik di LPKA. Pasalnya, mengajar para andik di LPKA metodenya berbeda jauh dengan sekolahan formal diluar LPKA.

“Kami menyampaikan rasa kagum terhadap para tenaga didik yang tanpa lelah mengajar para Andik di LPKA ini. Dengan transformasi ilmu melalui FGD bertajuk ‘The Development Of Transformative Learning Model In Prison-Based Education Equivalency Program’  ini, mudah-mudahan kedepanya dalam menerima materi pendidikan para Andik dapat lebih baik lagi,” tandasnya. (bob)