Laksma TNI Bambang Udoyo Di Vonis Penjara Selama 4 (empat) Tahun 6 (enam) bulan Dan di Pecat Dari Dinas Militer TNI AL

0

Jakarta – braind.id – Sidang kasus suap proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan terdakwa Laksma TNI Bambang Udoyo digelar di Pengadilan Tinggi Militer Jakarta. Agenda sidang hari pembacaan Putusan oleh Majelis Hakim.

Dari pantauan braind.id, sidang dilaksanakan di ruang sidang utama, Pengadilan Tinggi Militer II Jakarta, Rabu, (20/12/2017). Sidang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Sidang tersebut dipimpin oleh hakim ketua Brigjen TNI Deddy Suryanto serta hakim anggota I Marsma TNI Priyo Mustika, S. S.H dan hakim anggota II Brigjen TNI A. GINTING S.H.,M.H

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua  Brigjen TNI Deddy Suryanto dalam Putusannya menyatakan Terdakwa  Bambang Udoyo pangkat Laksamana Pertama TNI AL, terbukti secara dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut.” Memidana terdakwa oleh karena itu dengan: Penjara selama 4 (empat) tahun dan 6 (enam) bulan. Menetapkan selama terdakwa dalam tahanan sementara dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Dan denda sebesar Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) Subsidair pidana penjara selama 3 (tiga) bulan. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer cq. TNI AL.

Terdakwa Laksma bambang Udoyo setelah mendengar Putusan Majelis Hakim langsung menyatakan banding, sementara Oditur Tinggi Militer mohon waktu untuk mikir-mikir. (ME)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here