Korem 061/SK Gelar Rapat Optimalisasi Pemberdayaan Telaga 

0

BOGOR, braind.id Agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan Telaga. Jajaran Korem 061/Suryakancana bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dan Muspika Kecamatan Cisarua serta Tokoh Masyarakat menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Pemberdayaan Telaga saat bertempat di Gazebo Telaga Saat, Kampung Cibulao RT 02/06 Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jum’at (14/12/2018).

Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Komandan Korem 061/Sk, Kolonel Inf. Mohamad Hasan yang diikuti oleh 100 orang peserta, diantaranya, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Harry Eko S, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Bpk. Bambang, Kasiter Korem 061/Sk Letkol Inf Asep Muspida, Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor H. Atis Tardiana, Kapolsek Cisarua Kompol Nur Ichsan, Wadanramil 2124/Cisarua Kapten Arm Rokkhim, Camat Cisarua Bpk. Bayu, Kasi  Ekbang Kecamatan Cisarua Bpk. Heru dan para Relawan Bela Alam pimpinan Kang Wiwit.

Dalam Sambutannya Danrem 061/SK menyampaikan, “kami sebagai pembina Teritorial pada intinya hanya ingin mensejahterakan masyarakat, kalau masyarakat sudah sejahtera ini konsep pertahanan saya”.

“Pertahanan bukan hanya dengan menggunakan senjata tapi kalau gunung-gunung beserta alam  terpelihara, Inilah kekuatan saya yang terakhir karena konsep pertahanan tentara itu adalah gerilya yang punya hutan, sehingga kita pasti tinggal di gunung dan minum air sungai ini, Kalau masyarakat tdk mendukung saya percuma juga,” kata Hasan.

Rapat koordinasi ini bertujuan agar tidak terjadi tumpah tindih kepemilikan Telaga Saat dan untuk mencari kesepakatan bersama bahwa Masyarakat dan TNI-Polri serta Instansi terkait lainnya telah sepakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Telaga Saat.

“Pada Akhir sambutan, Danrem 061/SK menambahkan Telaga ini jangan sampai jatuh ke pihak penguasa perorangan atau ke Instansi tertentu tapi diperuntukan bagi masyarakat, sebenarnya ini bukan tugas Korem kami hanya memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana cara menjaga dan merawat alam, kalau kita berbicara tentang kendala tidak akan ada habisnya, tinggal bagaimana kita koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan diharapkan hasil rapat ini ditindaklanjuti dengan aturan pelaksanaan agar fungsi telaga saat dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan kelestarian alam Telaga Saat tetap terjaga. (dade)