Ketum RKIH: Mereka Berada Dalam Pembinaan Pemerintah

0

JAKARTA, braind.id Pernyataan Prabowo Subianto merendahkan preofesi pengemudi Ojek Online (Ojol) tidak perlu ditanggapi, dan tidak perlu mengurus pendapatan orang lain.

Dikatakan Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Tris Budiarto, untuk apa ditanggapi dan biarkan saja para Ojol menilai, Jumat (23/112018), di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma’ruf, Menteng, Jakarta Pusat.

menurut dia, tidak perlu omongan-omongan dia yang direpotkan. Kita hanya ingin menyejahterakan masyarakat, dan jumlah anggota ojek online saat ini kurang lebih 120 ribu orang.

“Mereka berada dalam pembinaan pemerintah yang dilakukan oleh Relawan Kerja Indonesia,” kata Budiarto. sebagai penanggung jawab silaturahmi relawan Jokowi-Ma’ruf dari komunitas ojek online.

Sebelumnya, dalam acara Indonesia Economic Forum di Hotel Shangrilla, Jakarta, Rabu (21/11) Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung perjalanan karier anak muda di Indonesia kini berakhir menjadi sopir ojek online. Prabowo menilai, anak muda yang punya profesi tersebut sebagai realitas yang kejam.

Smentara itu, Ketua Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) DKI Jakarta, Teguh Eko Prastyono atau yang akrab di panggil Eko mengatakan akan terus bekerjasama dengan relawan lain di dalam menyamakan misi untuk pemenangan Jokowi-Amin.

Ia pun akan terus memacu, membentuk RKIH sampai tingkat kelurahan yang sekarang ini sudah terbentuk pengurusnya di tingkat Kecamatan, sehingga jika sudah terbentuk sampai tingkat Kelurahan tentunya RKIH DKI Jakarta akan lebih mudah mensosialisikan Jokowi-Amin pada tingkat grass root sebagai pemilih sesungguhnya dan mengajak pemilih Milenial untuk tidak golput dan menjelaskan bahwa Jokowi sangat layak untuk di lanjutkan memimpin bangsa ini untuk periode berikutnya. (dade)