kampanye Dog Meat Free Indonesia

26

JAKARTA, braind.id – Sebuah investigasi nasional yang mengejutkan oleh para aktivis hewan dari koalisi “Indonesia Bebas Daging Anjing” (Dog Meat Free Indonesia) yang baru diluncurkan, mengungkap kebrutalan dan penderitaan mengerikan yang dialami jutaan anjing setiap tahun dalam perdagangan daging anjing di Indonesia. Dalam video kampanye koalisi yang diluncurkan hari ini, anjing – anjing tersebut, termasuk hewan peliharaan keluarga yang dicuri, secara kasar ditangkap dari jalan dan dijejalkan ke bagian belakang truk dengan kondisi kaki dan mulut yang diikat dengan tali. Anjing-anjing yang jelas ketakutan itu berada berjam-jam dalam perjalanan untuk memasok pasar, rumah-rumah jagal dan restoran, dimana mereka akan dipukuli secara brutal dan berdarah-darah di hadapan satu sama lain. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengidentifikasi perdagangan daging anjing di Indonesia sebagai kontributor utama dalam penyebaran penyakit rabies yang mematikan di Indonesia.

Kebanyakan orang Indonesia tidak makan anjing, dan panggilan untuk mengakhiri perdagangan daging anjing semakin meningkat karena kepedulian terhadap kesejahteraan hewan dan juga kesehatan manusia. Peluncuran kampanye “Dog Meat-Free Indonesia” oleh Animal Friends Jogja, Change for Animals Foundation, Humane Society International dan Jakarta Animal Aid Network, telah mendapat dukungan dari beberapa superstars Indonesia seperti aktris Chelsea Islan dan Sophia Latjuba, dan juga penyanyi ternama Gamaliel Tapiheru – begitu juga dengan selebriti internasional seperti Ricky Gervais, Joanna Lumley, dan Peter Egan.

Bintang – bintang selebriti tersebut tampil dalam sebuah video baru PSA (iklan layanan masyarakat) dengan judul “I Didn’t Know” (yang dalam bahasa Indonesia berarti “Saya Tidak Tahu”), dimana para pendukung kampanye ini berharap dapat menggungah hati dan pikiran public untuk menghentikan perdagangan daging anjing.

Selain sangat kejam, perdagangan daging anjing di Indonesia juga menimbulkan risiko kesehatan manusia yang serius di semua lini/sektor masyarakat, terutama dalam bentuk penyebaran (transmisi) rabies, mengingat hanya dalam hal inilah terjadi perpindahan tanpa peraturan yang melibatkan pergerakan anjing dalam jumlah besar dengan status kesehatan/penyakit yang tidak diketahui melintas dari dan ke berbagai kota, provinsi, dan pulau.

Praktik operasional perdagangan daging anjing di Indonesia telah melanggar hukum yang ada dan peraturan terhadap keselamatan dan keamanan kesehatan publik, serta ketentuan asas perlindungan hewan dari kekejaman; dan juga melanggar rekomendasi pengendalian rabies dari para ahli terkemuka, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Kesehatan Hewan Sedunia (OIE), dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO). Ada kekhawatiran bahwa anjing yang positif mengidap rabies dipindahkan untuk memasok kota dengan populasi padat seperti Jakarta dan Yogyakarta—yang telah bekerja keras untuk menjaga status wilayah bebas rabies— oleh karena itulah perdagangan daging anjing mengancam titik-titik penting di seluruh negeri.

Kondisi tidak sehat rumah jagal dan status kesehatan anjing untuk konsumsi yang tidak diketahui adalah nilai tambah yang harus diperhatikan, mengingat semua orang dalam praktik perdagangan ini –pemasok, penjagal, penyedia (penjual) dan konsumen– berada dalam posisi yang berisiko/rentan terkena rabies maupun penyakit zoonosis lainnya.

Pada bulan Juli tahun ini, Gubernur Bali Bapak Pastika mengeluarkan sebuah surat resmi yang memerintahkan tindakan keras terhadap perdagangan daging anjing yang terjadi di pulau Bali, menyusul dilaporkannya sebuah penyelidikan yang mengerikan. Surat tersebut dikeluarkan atas dasar kekejaman terhadap hewan, risiko terhadap kesehatan masyarakat dan reputasi pulau Bali sebagai tujuan wisata, semua faktor yang berlaku sama dengan wilayah Indonesia lainnya. Koalisi Dog Meat-Free Indonesia percaya bahwa tindakan keras harus diperluas ke seluruh wilayah Indonesia untuk menghentikan perdagangan daging anjing yang kejam, tidak sehat, dan tidak aman.

“Meskipun daging anjing hanya dikonsumsi oleh minoritas dari orang Indonesia –diperkirakan kurang dari 7%- dan hanya sebagian kecil dari masyarakat yang mengandalkannya sebagai sumber pendapatan utama, perdagangan daging anjing mengancam kesehatan dan keselamatan seluruh bangsa. Apabila Indonesia ingin mencapai tujuannya untuk menghilangkan rabies pada tahun 2020, tindakan mendesak perlu segera dilakukan oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.” – Karin Franken, Jakarta Animal Aid Network

“Ada penolakan yang terus meningkat terhadap perdagangan daging anjing di Indonesia dan di selluruh dunia, dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk mengidentifikasi solusi demi memastikan perlindungan terhadap kesejahteraan hewan dan juga kesehatan serta keselamatan masyarakat, yang sangat dibahayakan karena praktik tersebut.” – Lola Webber, Change For Animals Foundation.

“Perdagangan daging anjing di Indonesia sama brutalnya dengan risiko keselamatannya, mengancam semua hasil kerja keras Indonesia demi mencapai status bebas rabies pada tahun 2020. Investigasi dari koalisi Dog Meat-Free Indonesia telah menunjukkan penderitaan mengerikan yang dialami dan harus ditanggung oleh anjing-anjing yang tertangkap dalam praktik perdagangan daging anjing.” – Kelly O’Meara, Humane Society International.

“Saya tidak tahu besarnya, faktanya jutaan anjing dibantai untuk makanan di Indonesia setiap tahunnya. Hal ini sangat salah dan kita harus menghentikannya. Sekarang Anda sudah tahu, tolong bantu kami bantu mereka, terima kasih.”– Ricky Gervais.

“Saya tidak tahu bahwa pengangkutan dan penyembelihan anjing menimbulkan risiko yang signifikan terhadap penularan rabies dan penyakit mematikan lainnya. Beberapa penyakit ini dapat disalurkan denga memakan daging anjing.” – Gamaliel Tapiheru

“Saya tidak tahu besarnya skala perdagangan daging anjing, dan rasa sakit serta penderitaan yang dialami anjing-anjing ini. Tolong buat suaramu didengar.” – Sophia Latjuba

“Saat ini, puluhan ribu anjing menanggung penderitaan yang hampir tidak bisa saya bayangkan. Tolong dukung kami untuk tujuan kami, untuk Indonesia bebas daging anjing.” – Chelsea Islan

Sumber berita : Jakarta Animal Aid Network

26 KOMENTAR

  1. Where Can I Buy Viagra In Alcohol Cephalexin Interaction Dosage Forms For Amoxil Como Comprar Cialis Sin Receta Viagra Online Dogana

  2. This blog was… how do I say it? Relevant!! Finally I’ve found something that
    helped me. Cheers!

  3. Hello! Someone in my Facebook group shared this website with
    us so I came to look it over. I’m definitely enjoying the information. I’m
    bookmarking and will be tweeting this to my followers!
    Fantastic blog and excellent design.

  4. I have been browsing online more than 4 hours
    today, yet I never found any interesting article like yours.
    It is pretty worth enough for me. In my view, if all webmasters and bloggers
    made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever
    before.

  5. I don’t even know the way I ended up right here, however
    I assumed this put up used to be good. I don’t recognize who you’re however definitely you’re going to a famous blogger when you aren’t already.
    Cheers!

  6. Hello! I know this is kinda off topic but I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in trading links or
    maybe guest writing a blog article or vice-versa? My website discusses
    a lot of the same subjects as yours and I feel we could greatly benefit from each other.
    If you’re interested feel free to shoot me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Superb blog by the way!

  7. Order Amoxicillin Canadian Rx Network Levaquin Order With Free Shipping cialis Generic Hydrochlorothiazide Saturday Delivery When Will Alli Be Back For Sale Forum Viagra 100 Mg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here