KAMI Gelar Festival Film Dan Workshop Film Pendek, Diikuti 179an peserta

0

JAKARTA, braind.id Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) telah mengadakan Festival Film dan Workshop Film Pendek yang diikuti 179an peserta dan pengunjung yang kebanyakan adalah anak-anak muda dari seluruh Indonesia.

Acara ini menghadirkan berbagai praktisi film kondang tanah air sebagai pembicara yaitu Artis Legenda Pong Harjatmo, Jumari S.Pd, Monique Rijkers, Erlin Kusumawati dan A R Manongga.

Ketua Umum Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI), Abdul Rosyid T Walid mengatakan, bahwa sebuah film adalah sebuah sarana dan produk kreatifitas manusia yang sangat efektif untuk menarik perhatian dan simpati publik.

Film juga, katanya, seringkali dapat menjadi ajang kritik social dan kampanye positif terhadap sebuah keberhasilan lembaga atau keberhasilan program pemerintah yang ampuh sekaligus menjadi ajang ekspresi, aktualisasi, kreatifitas dan sekaligus wujud kejeniusan orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatanya.

“Adapun tujuan kompetisi ini adalah untuk mensosialisasikan keberhasilan pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla selama empat tahun ini. Anak anak muda diharapkan mampu memiliki sikap profesionalisme dalam melakukan sebuah pekerjaan,” kata Rosyid, Jumat (21/12/2018) Jakarta.

Disamping itu, melalui ajang festival film pendek dan workshop ini dapat lahir bakat bakat sineas muda di tanah air yang peduli dan kritis terhadap kondisi, ekonomi, sosial, politik, budaya dan pendidikan di negara kita.

Acara ini, memberikan hadiah sebesar Rp.1juta rupiah, serta pelatihan terstruktur dan perbaikan bagi film para peserta kontestan yang rencanya pengumuman pemenang akan diadakan tanggal 6 Januari 2019, setiap peserta wajib menggunggah film pendek sepanjang 1,5-2,5 menit di medsosnya.

“Keberhasilan acara ini, juga turut membahagiakan para panitia dari Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) dan peserta sehingga acara ini direncanakan akan diadakan oleh Kaukus Anak Muda Indonesia di seluruh Kota Besar di Indonesia dimulai dari Kota Bandung, Surabaya dan Solo dimuali pada bulan Januari 2019,” pungkas  Abdul Rosyid T Walid. (dade)