Jadi Budak Seks ISIS, 3.000 Gadis Yazidi Belum Kembali

17
Ilustrasi
“Mereka tidak peduli dan memperkosa saya lagi dan lagi.”
EROPA – Dunia dinilai gagal melindungi perempuan kaum Yazidi yang dipaksa menjadi budak seks selama gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengontrol mayoritas daerah di kedua negara tersebut.
Bahkan, menurut badan amal Yazda yang dibentuk untuk membantu para korban budak seks ISIS, kekinian masih ada 3.000 perempuan Yazidi belum ditemukan setelah diculik bandit-bandit tersebut.
Murad Ismael, kepala badan amal tersebut mengatakan, banyak perempuan dewasa serta gadis Yazidi yang telah dicuci otak atau dibunuh di penangkaran mereka.
Sementara mereka yang berhasil melarikan diri setelah bertahun-tahun hidup dalam situasi perbudakan dan perkosaan, dibiarkan berjuang untuk bertahan hidup tanpa pendapatan atau kertas identitas.
“Setiap inci tubuh dan jiwa perempuan ini rusak,” kata Ismael, Direktur Eksekutif Yazda kepada Reuters, seusai konferensi perbudakan modern di Parlemen Eropa, Rabu (7/6/2018).
“Gadis-gadis ini, mereka hanya ingin melanjutkan sekolah, kembali normal. Tapi mereka tidak diberi penghasilan atau dukungan. Padahal, banyak dari mereka yatim piatu, menjadi ayah atau ibu dari saudara-saudara mereka yang masih kecil,” sambungnya.
Yazidi adalah sekte agama yang keyakinannya menggabungkan unsur-unsur agama Timur Tengah kuno. Oleh ISIS, mereka dianggap penyembah iblis.
Sekitar 7.000 perempuan dan gadis Yazidi diculik, disiksa dan dianiaya secara seksual oleh begundal-begundal ISIS saat menyerbu tanah kelahiran mereka, barat laut Irak, tahun 2014.
Gerombolan teroris ISIS telah diusir dari Irak pada tahun lalu, tapi banyak perempuan Yazidi belum kembali ke desa-desa mereka.
“Dulu, ketika ISIS baru terusir, setiap bulan sedikitnya ada 100 perempuan Yazidi yang diselamatkan dan diantar ke kantor kami. Tapi sekarang, kami hanya kedatangan lima atau enam orang, padahal ribuan dari mereka masih hilang,” kata Ismael.
“Laju penyelamatan melambat karena banyak dari wanita-wanita ini telah dibunuh atau dicuci otak oleh para penculik mereka,” tuturnya.
Manal, seorang wanita muda Yazidi yang diculik pada usia 17 tahun, mengakui sempat dipukuli hingga pingsan selama 4 bulan di penjara ISIS. Kekinian, ia membantu aktivitas Yazda setelah diselamatkan pada Desember 2014.
“Ketika saya bangun, ada bekas luka di tubuh dan darah saya di seluruh pakaian saya,” katanya dalam bahasa Arab melalui seorang penerjemah.
“Saya mencoba bunuh diri beberapa kali tetapi saya tidak berhasil. Mereka tidak peduli dan memperkosa saya lagi dan lagi,” ucapnya.
Sekarang, Manal tinggal bersama keluarganya di sebuah kamp pengungsi di Qadiya, Irak Utara. Dia mengatakan ingin menjadi seorang psikiater untuk membantu orang yang selamat lainnya.
Baroness Nicholson, pendiri AMAR Foundation —organisasi nirlaba berbasis di Inggris yang memberikan pendidikan dan perawatan kesehatan di Timur Tengah— mengatakan bahwa agama-agama dunia harus segera mengakui keyakinan Yazidi.
“Kecuali ini dilakukan, mereka akan terus dianggap oleh beberapa orang sebagai penyembah setan, padahal itu salah. Tanpa pengakuan, seluruh agama di dunia seakan memberi persetujuan bagi gerombolan teroris untuk menyerang mereka,” tuturnya.
Nicholson mendesak komunitas internasional untuk memastikan Yazidi dapat kembali ke rumah dengan selamat, dan menawarkan mereka suaka jika mereka tidak bisa melakukannya.
“Penderitaan para perempuan dan gadis Yazidi yang dilakukan oleh teroris ISIS harus tetap berada dalam kesadaran publik dunia, selamanya,” tegasnya. [Reza Gunadha/one]
sumber : Suara.com

17 KOMENTAR

  1. Magnificent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you’re just too wonderful.
    I really like what you’ve acquired here, certainly
    like what you’re stating and the way in which you say it.
    You make it enjoyable and you still take care of to keep it sensible.
    I can not wait to read far more from you. This is really a tremendous website.

  2. With havin so much content and articles do you ever run into any problems of plagorism or copyright violation? My site
    has a lot of completely unique content I’ve either authored myself or outsourced
    but it looks like a lot of it is popping it up all over the internet without my agreement.
    Do you know any techniques to help reduce content from being ripped off?

    I’d certainly appreciate it.

  3. I am not sure where you are getting your info, but good topic.
    I needs to spend some time learning much more or understanding more.
    Thanks for fantastic information I was looking for this info for my mission.

  4. Have you ever considered about adding a little bit more than just your
    articles? I mean, what you say is important and all.
    But think of if you added some great visuals or videos to give your posts
    more, “pop”! Your content is excellent but with pics and
    clips, this website could certainly be one of the best in its niche.
    Awesome blog!

  5. I’m really enjoying the theme/design of your website. Do you ever run into any browser compatibility
    issues? A handful of my blog readers have complained about my blog not operating correctly in Explorer but looks
    great in Safari. Do you have any recommendations to help fix this
    issue?

  6. I’m extremely impressed along with your writing skills as well as with the structure in your blog.
    Is that this a paid theme or did you modify it yourself?

    Either way keep up the nice high quality writing, it is uncommon to look a nice
    weblog like this one nowadays..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here