HMI Cabang Nagan Raya Badko AcehTuntut Arya Kharisma Dipolisikan

0

JAKARTA, briand.id Himpunan Mahasiswa Cabang Nagan Raya tidak mengakui Arya Kharisma Herdy sebagai Pejabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Ketua Umum HMI Cabang Nagan Raya, Zubir, mengatakan Arya sudah merusak tatanan sosial di lingkungan kader-kader HMI. Hal ini disampaikan Zubir menyusul beredarnya instruksi PB HMI kepada Badko dan Cabang seluruh Indonesia dan ditandatangani oleh Arya Kharisma Herdy.

“Kehadiran Arya Kharisma dalam lingkungan PB HMI yang pada akhirnya menghasut cabang dan badko se indonesia untuk menciptakan konflik sehingga menyebabkan rusaknya tatanan berorganisasi di HMI adalah pelanggaran konstitusi. Setelah beberapa cabang yang berhasil di rusak dan di buat kacau oleh Arya kini giliran hmi cabang yang ada di badko aceh di dualismekan tentu ini adalah upaya merusak organisasi di tingkat cabang,” ujar Zubir dalam keterangan persnya, Senin (31/5/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Ketua Umum PB HMI yang sah adalah Respiratori Saddam Al Jihad karena terpilih secara resmi pada forum Kongres HMI ke XXX yang berlangsung di Auditorium Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada Minggu 25 Februari 2018.

“Ketua Umun PB HMI itu Respiratori Saddam Al Jihad karena secara sah terpilih pada kongres HMI ke XXX di Auditorium Kampus Unpatti pada 25 Februari 2018 lalu, selain Saddam tidak ada yang boleh mengaku sebagai Ketua Umum PB HMI, karena hal demikian menabrak konstitusi dan itu adalah tindakan penipuan,”  jelas Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Nagan Raya ini.

Selain itu, Zubir meminta agar Saddam Al Jihad melaporkan Arya kepada pihak kepolisian. Sebab, katanya, Arya merusak nama baik organisasi.

“Selain pelanggaran konstitusi HMI, kami berharap juga kepada kakanda R. Saddam Aljihad melaporkan secara hukum Arya Kharisma karena telah merusak dan mencatut simbol organisasi,” tandasnya.

Sebelumnya tersebar surat instruksi menggunakan kops surat Pengurus Besar HMI, tanggal 25 Mei 2019 M dengan nomor surat 491/A/Sek/09/1440 tertuju kepada Ketua Umum Cabang dan Badko HMI Se Indonesia dan ditandatangani oleh Arya Kharisma Hardy sebagai Pj Ketua Umum dan Taufan Ikhsan Taurita sebagai sekretaris Jenderal. Surat tersebut berisikan instruksi aksi untuk Pengurus Cabang serta Badko. Padahal, yang berhak mengeluarkan surat instruksi adalah Saddam Al Jihad selaku Ketum PB HMI yang sah. “ Kata Jubir (Rama)