Gerakan HAM Bersatu Minta Rakyat Papua Tak Terprovokasi Isu SARA

25

PAPUA BARAT, braind.id – Sekjen Pusat Gerakan HAM Bersatu, Septi Meidodga mengajak rakyat Papua tidak terprovokasi dengan Isu SARA.

Menurutnya, Isu SARA seperti yang saat terjadi melalui sosial media (Sosmed) diantaranya yang di duga dilakukan oleh salah Ustadt berinisial FG melalui vidoenha yang di edarkan di Sosial Media (Sosmed) facebook.

“Sehingga mendapat tanggapan serius dari beberapa tokoh gereja dengan melaporkan yang bersangkutan Polda Papua untuk di proses hukum karena di anggap menghina misionaria dan orang papua,”kata Septi Meidodga kepada braind.id, Selasa (27/03/2018).

Oleh sebab itu, Meidodga mengemukakan bahwa Secara pribadi dirinya mau himbau kepada seluruh rakyat di Tanah Papua untuk tidak terprofokasi.

“Tugas kita hari ini bukan saling memprovokasi rakyat dengan isu-isu SARA tapi yang seharusnya di seriusi dan menjadi fokus utama yaitu agenda membangun kesadaran untuk melawan Kapitalisme, Imperialisme di Tanah Papua,”sebut Meidodga.

Lanjutnya, kenapa harus dilawan karena menurut dia, di Tanah Papua telah marak perusahaan raksasa yang di duga hanya merusak dan merebut semua hasil kekayaan alam milik Orang Asli Papua (OAP).

“Untuk itu pimpinan gereja pimpinan masjid mari kita sama2 membangun kesadaran umat Tuhan untuk megusir Kapitalisme di tanah papua, sebap agama tidak perlu dibela yang perlu dibela adalah rakyat tertindas,”aku Meidodga.

Maka, tokoh pemuda Aefak ini berharapa kepada semua komponen di Tanah Papua untuk sadar secara rasional dalam menyikapi persoalan yang terjadi belakang ini dan seterusnya kedepan.

“Sehingga tindakan kita tidak menghalangi agenda besar perjuangan rakyat papua demi sebuah perubahan,”tandas Meidodga. [fg]

Comments are closed.