Esteban Diberhentikan Sepihak, Kuasa Hukum: Persebaya seharusnya beretika

0
82

JAKARTA braind.id – Advokat Nicolas Johan Kilikili Kuasa hukum Esteban Horacio Busto, pria asal Argentina asisten pelatih Persebaya, mengatakan Diberhentikan secara sepihak.

“manajemen Bajul Ijo mengambil langkah sepihak tanpa didiskusikan dulu bersama kliennya yang masih terikat kontrak dengan Persebaya hingga 2019.” kata Nicolas Johan Kilikili, rabu (31/19/2018)

“Persebaya seharusnya beretika dengan memanggil Esteban untuk meminta pertanggung jawaban. Bukan memecat tanpa dasar pertimbangan,” ujarnya.

“Yang terjadi, tanpa ada pelanggaran yang dilakukan Esteban, sepulang dari pertandingan, surat pemutusan hubungan kerja diserahkan di bandara. Ini tidak beretika,” terang Nicolas.

Lanjut Nicolas mengungkapkan, “dalam kesepakatan pasal 5 ayat 2 di mana ada sengketa antara mereka maka akan diselesaikan secara musyawarah. Ini tidak ada musyawarah, peringatan pun tidak ada, langsung diputus hubungan kerja”.

“Dalam keadaan Esteban lelah, Kita bertanya kepadanya, ‘apakah pada saat pemutusan hubungan kerja itu diberikan kesempatan berbicara atau tidak’ Esteban katakan tidak dan tidak pernah mengatakan untuk mundur,” terang Nicolas.

Nicolas Johan Kilikili menganggap manajemen menelantarkan kliennya, setelah pemutusan kontrak secara sepihak. Persebaya masih menunggak upah Esteban.

“Banyak hak-hak yang tidak sesuai dengan kontrak, salah satunya Esteban baru bekerja sembilan bulan, padahal di kontrak sampai 2019,” ungkapnya.

“hak Esteban baru dibayar 30 persen, adanya pemutusan kerja ini sisanya belum diberikan. Hingga pasilitas penginapannyapun hanya diberikan waktu satu bulan untuk meninggalkan apartemen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kilikili menjelaskan, Mereka pun akan segera mempolisikan manajemen. Esteban merasa dicampakkan oleh manajemen Persebaya.

“dalam kasus ini, Esteban merasa dipermainkan klub, perbuatan yang dia tidak lakukan dilimpahkan kepada dia. Ini tidak fair, artinya Persebaya tidak boleh mengambil sikap suka-suka sendiri,” terangnya

“agar persoalan ini tidak terulang di persepakbolaan Indonesia. Mereka (Manajemen) sudah terima somasinya pada Rabu (31/10). Harapan kami tanggapan dari Persebaya terjadi mediasi,” pungkasnya. (TYr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here