DJ Soraya Asal Jakarta Dinilai Ganggu Ibadah Paskah di Manokwari

8

PAPUA BARAT, braind.id – Pemasangan Baliho Disc Jockey (DJ) Soraya asal Ibua Kota Jakarta, di Hari Raya Paskah 30 Maret 2018 oleh salah satu pengusaha Karoeke di Manokwari, Papua Barat menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat.

Diantaranya, Ketua DPW Shabat Polisi Provinsi Papua Barat, Jalil Lambara mengatakan, DJ Soraya yang direncakan akan dilaksanakan pada 31 Maret mendatang seperti yang tertera dalam baliho tersebut tentuanya akan mengganggu Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah.

“Tentu dengan adanya Baliho yang berukuran besar dengan memuat foto DJ berpakian seksi yang sebelumnya terpampang di Sudut taman kota manokwari. Namun, Baliho tersebut sudah diturukan Jumat (30/3/2018) sore,”ujar Lambara kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, baliho DJ Soraya dinilai tak menghormati suasana khitmat umat kristiani khususnya di Manokwari yang menyambut perayaan ibadah Paskah.

“Jadi tadi pas di TKP saya dan tim anggota heran, posisi baliho sudah tidak ada. Padahal barusan siang sekira jam 3 kita ada bahas barang itu di beberapa grup WhatsApp untuk kita turunkan,” ungkap Lambara.

Lambara mengemukakan, sebelumnya, Baliho yang terpasang itu memancing kritikan masyarakat baik di sosial media maupun di group-group terbatas atau WhatsApp.

Pasalnya, moment Jumat Agung dan perayaan ibadah Paskah, ada iklan baliho berisi ajakan kepada warga kota Injil Manokwari, untuk menyaksikan performa DJ Soraya, asal Ibukota Jakarta, Sabtu 31 Maret alis malam minggi dalam rangka HUT THM Karaoke Alexa.

“Tidak hanya kami, tetapi tentunya masyarakat Manokwari juga tidak setuju akan hal itu. Apalagi, Manokwari sebagai Kota Injil. Jadi selain mengecek Balihonya kita akan cek juga, apakah besok (31/3/2018) Alexa tetap menggelar acara dengan DJ itu, ini sangat tidak etis dan tidak menghormati hari-hari besar keagamaan, terutama seperti Paskah,”imbuhnya.

Tak hanya itu, Jalil juga menegaskan, apabila rencana kegiatan DJ itu dilakukan maka DPW Sahabat Polisi bersama organisasi yang lain, akan melakukan aksi ke Polres Manokwai dan Pemkab Manokwari, mendesak THM Alexa ditutup segera.

“Besok kalau tetap kegiatannya ini jalan, maka saya akan pimpin anggota kita aksi demo penolakan, karena sangat tidak etis dan tak menghargai hari keagamaan,”tandas Lambara. [fg]

8 KOMENTAR

  1. Can I just say what a comfort to find an individual who genuinely knows what they are discussing on the internet.
    You actually understand how to bring an issue to light and make it important.
    More and more people must look at this and understand this side of
    your story. I was surprised that you are not more popular because you definitely
    have the gift.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here