Dirut & Kasir PDAM Ende Ganti Uang Korupsi, Jaksa Kejari Setor ke Kas Negara

0

JAKARTA, braind.id Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menyetorkan Uang Pengganti (UP) total senilai Rp 388.500.000,-

Keterangan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Dr. Mukri, melalui siaran pers, Jakarta, Senin 8 Juli 2019.

“Yang berhasil di dapat dari terpidana 1. Soedarsono, B.Sc.,S.Km., M.Kesling (selaku Dirut PDAM Ende) senilai Rp 100.500.000,- dan dari terpidana 2. Muhamad Kurniadi Mandaka ( selaku Kasir PDAM Ende ) senilai Rp 288.000.000,- berdasar putusan Pengadilan TIPIKOR pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor : 3 / PID.SUS-TPK / 2019 /PN.Kpg tangal 18 Juni 2019,” terang Dr.Mukri.

Lanjut dia, Kasus yang menjerat 2 (dua) terpidana tersebut, telah terbukti melakukan korupsi

“Pungutan Sambungan Rumah (SR) tahun 2015 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Pungutan Sambungan Rumah (SR) tahun 2016 oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Ende, NTT yang dilakukan secara bersama-sama,” jelas Mukri.

“Sehingga para terpidana dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 3 jo. pasal 18 UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU.RI.NO. 31 tahun 1999 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ungkap Mukri.

Ia menambahkan, Uang tersebut di serahkan oleh istri masing-masing terpidana kepada Kejaksaan Negeri Ende yang selanjutya diserahkan ke Bendahara Penerima Kejari Ende untuk disetorkan ke Kas Negara sebagai Pendapatan Negara dengan surat penyetoran nomor: 190708451059 dan nomor: 19708452370 tanggal 08 Juli 2019.

(edu/red)