DIALOG JAKARTA-PAPUA SOLUSI ATAU ANCAMAN ??

0
161

Papua – braind.id – Masalah Papua banyak menyisahkan teka-teki dan misteri yang tidak kunjung usai dibicarakan. Seribu satu alasan dan rekayasan politik tentu akan dimainkan demi mempertahankan negeri susu dan madu ini. Paroh waktu terakhir ini mulai ada pewacanaan kembali dialog sektoral Jakarta-Papua yang katanya menurut versi Istana sebagai solusi terhadap persoalan Papua. Dalam wawancara bersama Ketua Konfrensi Dewan Adat Mbaham-Matta Fakfak Alfa Rohrohmana, dirinya mengakui bahwa sempat mendengar isu dialog sektoral akan tetapi waktu dan keterlibatan orang per orang dalam dialog sektoral dimaksud dirinya tidak tahu sama sekali. “saya sempat dengar isu dialog itu tapi waktunya serta tempat pelaksanaan itu saya tidak tahu sama sekali” kata alfa.

Menurut Alfa tidak perlu Indonesia memaksa rakyat Papua melakukan dialog sektoral sebab persoalan Papua bukanlah persoalan ketertinggalan pembangunan dan sarana-prasarana fisik, melainkan masalah Papua adalah masalah mendasar kehidupan masyarakat Papua yang bebas menikmati dunia mereka. “bagi saya Indonesia tidak perlu memaksakan Rakyat Papua berdialog karena persoalan papua bukan masalah ketertinggalan pembangunan serta sarana-prasarana lainnya namun masalah Papua adalah masalah menedasar kehidupan masyarakat yang bebas menikmati hidup dan dunianya” ungkap alfa.

Ditambahkan pula oleh dia bahwa sampai saat ini negara tidak pernah bersikap baik dalam menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM di Papua, pada hal jika negara bisa kooperatif terhadap persoalan ini tentunya tidak menimbulkan masalah yang serius. Selain itu perlu juga dilakukan pelurusan sejarah kelam integrasi Papua ke NKRI. “sampai saat ini saja negara tidak bersikap baik dalam menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM di Papua. Pada hal kalau negara dapat bekerja sama dalam menuntaskan kasus tersebut tentu tidak meimbulkan masalah. Selain itu pelurusan terhadap sejarah Integrasi Papua ke NKRI perlu sekali di luruskan” sebut alfa. [Aban]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here