Demi Regenerasi Seniman, Pusat Pelatihan Seni Rupa Dibuka Gratis

1
Dua Seniman Senior di Tanah Papua

PAPUA BARAT, braind.id – Guna menjaga dan melestarikan Seni Budaya asli Papua, Dewan Kesenian Provinsi Papua Barat akan melaksanakan pelatihan Seni Rupa dan Kursus Bahasa Daerah.

Demikian hal ini diungkapkan Ketua Dewan Kesenian Papua Barat, Elly Krey yang ditemui braind.id, di Sekretariat Dewan Kesenian Papua Barat, di Manokwari, Sabtu (31/04/2018).

Elly Krey menjelasakan, pelatihan atau kursus ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan, tapi juga regenerasi. Pasalnya, sampai dengan saat ini Seni Budaya Papua sudah semakin punah.

“Jadi ini semacam pusat pelatihan seni rupa, yang mana jenis seni rupa akan di pelajari dan tenaga atau intrukturnya sudah siap,”ujar Elly Krey.

Dikemukakannya bahwa dalam pusat pelatihan seni rupa tersebut pihaknya sudah menyiapkan beberapa instruktur diantaranya instruktur seni Lukis, Ukir, Pahat, dan Tari. Sambungnya, tak hanya itu, di pusat pelatihan itu juga dibuka kursus bahasa daerah.

Dimana, dalam kursus tersebut akan ajar beberapa bahasa diantaranya bahasa Biak, Meyak, Atam, dan Ambai.

“Kita dari Dewan Kesenian mengambil langkah-langkah untuk mengadakan pembinaan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, sampai dengan Mahasiswa. Tapi kegiatan pelatihan ini juga bisa diikuti oleh pemuda,”imbuhnya.

Elly Krey mengutarakan, pelatihan dan kursus yang direncakan akan mulai di launching papan namanya di Manokwari itu memang hanya di khususkan untuk orang asli Papua (OAP), tetapi apabila ada non-Papua yang juga ingin belajar boleh mendaftar.

“Palatihan dan Kursus ini tidak memungut biaya dalam artian gratis. Boleh diikuti oleh semua kalangan masyarakat. Meski ini hanya khusus untuk Seni Budaya Papua,”bebernya.

Dia mengatakan, sebagai seniman khususnya seni ukir melihat kegiatan ini sangat penting dan sudah saatnya ada regenarasi yang menggantikan mereka seniman senior di Papua Barat. Tapi juga dengan adanya Budaya dapat mempersatukan OAP.

“Yang berminat untuk mengikuti pelatihan dan kursus ini dapat menghubungi langsung ke nomor telpon 081343416464. Pendaftaran dibuka awal bulan April,”jelasnya.

Dia berharap kepada seluruh pemuda maupun pelajar dan mahasiswa khusus asli Papua di seluruh wilayah Papua Barat yaitu 13 Kabupaten/Kota untuk yang memiliki bakat agar dapat mendaftar dan mengikuti pelatihan dan kursus tersebut.

Disamping itu, Elly Krey berharap juga kepada setiap sekolah maupun kampus agar memiliki Gelary Budaya supaya karya-karya yang sudah dibuat bisa dimasukan dalam Gelary-gelary tersebut, agar bisa di pelajari oleh generasi berikut.

Sementara Frans Go Kamarea, salah satu pelukis senior di Tanah Papua menyampaikan apresiasinya terhadap dewan kesenian, karena telah berfikir tentang regenerasi atau melakukan pembinaan untuk menjaga budaya Papua.

“Banyak pemuda asli Papua yang bisa melikus dan berbagai seni lainnya. Tapi mungkin karena mereka kekurangan bahan maka kita bersama dewan kesenian berfikir untuk mengambil langkah seperti ini,”ucapnya.

Dimana, kata pelukis pertama di tanah Papua ini bahwa selain menjalan program, tapi sekaligus pihaknya melakukan regenrasi seniman di berbagai seni rupa khusus untuk pemuda asli Papua.

“Ya saya berharap dengan adanya pelatihan ini, kedepan sudah bisa ada bibit-bibit anak-anak asli Papua yang bia menggantikan kami seniman senior di Tanah Papua khusus Papua Barat,”tutup Seniman Senior Tanah Papua ini. [fg]

1 KOMENTAR

  1. Its superb as your other content : D, thanks for putting up. “Say not, ‘I have found the truth,’ but rather, ‘I have found a truth.'” by Kahlil Gibran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here