Dandim 0413/Bka Rapat Koordinasi Forkopimda, Bahas Tambang Rakyat

0

BANGKA, braind.id Komandan Kodim 0413/Bka Letkol Arm Riski Budianto Hadiri Undangan Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Bangka Tengah yang berlangsung  di Ruang rapat Bupati JL. Raya By Pass Nomor 1 Koba Bangka Tengah.Rabu (15/05/2019).

Anggota yang ikut hadir, Bupati Bangka Tengah Ir Ibnu saleh, Kapolres Bangka Tengah AKBP edison Ludi bard Sitanggang, S.IK, Kajari diwakili Kasi Intel Kajari Bangka Tengah Fauza, S.H, Ka PN Koba diwakili Waka PN yuliana,  SH.MH.

Dalam Sambutannya Bupati Bangka Tengah Ir. Ibnu saleh menyampaikan, Selama ini memang tambang Invenkonsional atau kita sebut Tambang rakyat.

Lama sebelum Beliau (Bupati) menjabat memang sudah ada dan sudah berjalan, akan tetapi bagaimana supaya tidak melakukan penambangan di daearah-daerah Vital seperti Hutan lindung, DAS atau lainnya dan jangan sampai ada Gejolak antar warga dengan lainnya.

Sementara itu, Dandim 0413/Bka Letkol Arm Riski Budianto, S. Sos. menyampaikan mengenai situasi dan kondisi (TR ) tambang rakyat yang sudah mewabah di wilayah hukum Polres Bangka tengah dan wilayah Teritorial Kodim 0413/Bka sebagaimana yang selama ini sudah tidak bisa di bendung lagi

Namun, kata dia, ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama supaya tidak terlalu merambah ke daerah Pemukiman kampung, DAS dan daerah rawan banjir yang selama ini sudah kita antisipasi jauh sebelum tambang itu ada.

“Adapun titik yang menjadi bahasan berulang- ulang kali terjadi kisruh antara aparat dan masyarakat atau sesama masyarakat yang saling kecemburuan sosial antar penambang,” kata Dandim.

Pada kesemoatan itu, Kapolres Bangka Tengah  AKBP Edison Ludi bard Sitanggang, S.IK, mengatakan, Pembahasan daearah tambang yang menjadi sorotan sekarang daerah Lubuk Besar Kulur, Kuruk, Air Merapin dan sekitarnya.

Lanjut Kapolres, terlepas itu punya siapa tentunya sangat kita sayangkan apabila Musibah bencana Alam terjadi seperti banjir maka masyarakat itu sendiri yang susah, dan ini sudah berulang ulang kali kita tertibkan tetapi masih saja masyarakat menambang.

Sekedar diketahui, Konflik Tambang di Provinsi Bangka belitung seringkali terjadi, salah faktor penyebab timbulnya karena kecemburuan sosial,

Bukan menjadi Rahasia umum lagi bahwa oknum aparat penegak Hukum seringkali Tebang pilih dalam melakukan penertiban tambang ilegal.

Hal tersebutlah yang membuat masyarakat berani melakukan penambangan di daerah terlarang/ilegal dan sering menjadi pemicu timbulnya konflik. (Tika)