Cegah Kelompok Radikal, Polda Gelar Pertemuan Lintas Agama

30

PAPUA BARAT, braind.id – Guna mengantisipasi dan mencegah adanya kelompok radikal, Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar tatap muka bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan semua lintas tokoh lintas Agama, di wilayah Papua Barat, Kamis (22/02/2018).

Kegiatan tatap muka atau silahturahmi yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf Albert itu berlangsung pukul 9.00 WIT pagi, di salah satu hotel termewah di Manokwari, Papua Barat.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri juga Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII Kasurai, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Kabinda Papua Barat, Ketua MUI Ahmad Nasrau, tokoh-tokoh lintas agama dan para Ketua kerukunan serta para pejabat utama (PJU) di jajaran Polda Papua Barat.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf Albert Rodja mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk membangun tali silaturahmi antara Forkopimda, TNI, Polri, dan tokoh Agama

Menurutnya, di tahun 2018 pada awal sampai berjalan bulan kedua ini, situasi Kamtibmas di wilayah Papua Barat masih tetap kondusif.

“Mak jangan sampai ada kelompok radikalisme yang mengganggu ketentraman di Papua Barat,”ungkap Kapolda dalam sambutannya.

Selanjutnya, Kapolda juga berharapa kepada semua tokoh agama untuk dapat bekerjasama dengan pemuda sangat penting. Dimana, untuk menangkal isu-isu hoax di media sosial ( Medsos).

“Jangan sampai kita menjadi provokator yang nantinya bisa memperpecah persatuan kita semua,”kata Rodja.

Disamping itu, menyikapi peristiwa yang terjadi di Pulau Jawa, Kapolda mengatakan itu adalah sebuah by desain yang sengaja memanfaatkan keadaan yang mengarah ke perpecahan Bangsa Indonesia.

“Ini kan hanya perbuatan oknum, tetapi memang ada kelompok yang berusaha menggoreng agar bangsa ini pecah. Maka saya berharap dan menghimbai kepada masing umat beragama untuk tidak mudah terpengaruh,”tandas Kapolda. [fg]

Comments are closed.