Bendahara Bawaslu di Fakfak Dilaporkan ke Polisi

0
Laporan Polisi (LP) dugaan kasus penganiayaan terhadap staf Bawaslu Fakfak//DR
FAKFAK, Braind.id – AT, Bendahara Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak dilaporkan ke Polres Fakfak terkait duga penganiayaan terhadap salah satu staf kontrak bernama Amida Serlina Korwa, Kamis (11/07/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum pejabat Penyelenggaran Pemilu di Kabupaten Fakfak ini di laporkan berdasarkan laporan polisi dengan Nomor LP.B/187/ VII/ PAPUA BARAT / RESFAKFAK, Tanggal 11 Juli 2019.
Amida Serlina Korban, staf kontrak Bawaslu Fakfak yang menjadi korban penganiayaan mengatakan, dugaan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada saat rapat staf bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Bawaslu Fakfak sekira pukul 12.40 WIT siang.
“Kita para staf rapat mendadak bersama ketua, sekretaris, dan bendahara serta seluruh staf bawaslu. Dalam forum rapat tidak di bicarakan, kenapa kita rapat tiba-tiba,”kata Amida Serlina Korwa, Korban penganiayaan kepada braind.id, Kamis (11/07/2019).
Namun, lanjut dia, Lajamini selaku Sekretaris meminta dia (korban) menejelaskan terkait gaji 13. Tetapi sebelum korban menjalaskan, korban menanyakan apakah ada gaji 13 tesrsebut?.
“Lalu bendahara jawab saya dengan nada kasar dan keras, tidak ada dalam RKA. Lalu saya lanjut menjelaskan bahwa informasi dari sekretaris bawaslu kita staf lama dapat gaji 13, Kenapa tidak,”tanya dia.
Tetapi, kata dia, bendahara menghirauan dan melihat korban bersama para staf lainnya sambil melontarkan kata-kata yang seakan-akan meremehkan mereka
“Kamu siapa, staf kontrak saja mo dapat gaji 13 dan ada banyak kata-kata tidak menyenangkan dilontarkan sambal melakukkan tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap saya,”pungkasnya.
Sementara Ketua Bawaslu Fakfak, Fahri Tukuwain yang dikonfirmasi membenarkan persoalan dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh stafnya ke Polres Fakfak.
“Sebenarnya itu masalah internal lembaga, tapi kemudian tadi waktu setelah persoalan itu. Langsung dibawa ke Polres. Jadi kita tunggu hasilnya saja,”tandasnya. [DR/ONE]