Baru 13 Klub Yang Terdaftar di Kompetisi Piala Bupati Manokwari

0
Perseman Manokwari. IST

PAPUA BARAT, braind.id – Sebanyak 13 klub Divisi Satu Perseman Manokwari, di Papua Barat yang baru terdaftar mengikuti Kompetisi Piala Bupati 2018 atau Kompetisi Divisi I Perseman.

Yan Christian Warinussy, Sekretaris Umum Klub Perseman Manokwari mengtaakan, pendaftaran di buka sampai dengan Senin, (30/04/2018) pukul 09:00 WIT sudah 13 klub dari 24 klub anggota Divisi Satu Perseman Tahun 2013.

Lanjut Warinussy, ke 13 klub tersebut adalah PS.Lembah Hijau, Black Steel FC, PS.Amban Putra I, PS.Amban Putra II, PS.Samber Putra, Pusam 2000, PS.Cenderawasih Muda (Cenmud) I, Sliber FC, PS.Kamasan I, PS.Kamasan II, Bintang Timur (Bintim) FC, Bintang laut I FC, dan Tosror.FC.

“Masih ada 11 klub lain yang belum mendaftar ulang yaitu PS.Asuaraya, Rembors FC, Yowen FC, PS.Coisi, PS.Rumberpon, PS.Syoribo, PS.Mpur, Abresso I, Winner FC, PS.Kamadiri dan Dorby FC,”jelas Warinussy kepada braind.id, di Manokwari, Senin (30/04/2018).

Dikatakannya bahwa, menejemen Perseman Manokwari memberikan prioritas utama dan pertama kepada ke-24 klub perserta Kompetisi Perseman Tahun 2013 yang merupakan bagian dari 63 anggora resmi Perseman Manokwari untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Divisi Satu Tahun 2018 ini.

“Kendatipun ada beberapa klub baru yang ikut mendaftar ke panitia pelaksanan kompetisi, namun prosedur yang disediakan adalah jika klub-klub baru tersebut hendak berpartisipasi dalam kompetisi ini, maka klub tersebut harus bersedia melakukan merger (penggabungan) dengan salah satu dari k-11 klub yang belum mendaftar tersebut,”team Warinussy yang juga selaku Direktur PT. Perseman Manokwari.

Dia mengemukakan, syarat nama salah satu dari 11 klub anggota Perseman tersebut harus dipakai di depan nama klub baru tersebut seperti halnya Black Steel Remang FC, karena klub Remaja Angrem (Remang) bergabung dengan Black Steel FC yang dibuktikan dengan pernyataan kedua klub tersebut.

“Sedangkan batas pendaftaran klub sampai tanggal 6 Mei 2018 dan jika ke-11 klub tersebut tidak ikut serta dalam kompetisi ini maka mereka dikenakan sanksi administratif yaitu dihukum degradasi ke divisi dua Perseman dan membayar denda kepada Perseman sejumlah Rp.1 just,”bebernya.

Namun, dia menuturkan, apabila denda tersebut tidak dibayar maka klub yang bersangkutan tidak diijinkan mengikuti kompetisi Perseman di tahun 2019 mendatang bahkan dapat dicoret dari keanggotaan klub. [fg]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here