Babinsa Banyumas Bantu Kesulitan Petani Pelopori Racik Pupuk Organik

0

BANYUMAS, braind.id Kodim 0701/Banyumas melalui Babinsa Koramil 07/Banyumas mendukung program swasembada pangan, membantu kreatif masyarakat dalam mengolah dan melakukan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).

Pupuk organik cair yang dibuat menggunakan bahan-bahan alami seperti urine (air kencing sapi/kambing), air kelapa, air cucian beras, air tetes tebu dan agro bost, pupuk tersebut bisa digunakan setelah disimpan selama 15 hari.

Kapten Arm Siswandi Danramil 07/Banyumas Kodim 0701/Banyumas menyampaikan, pembuatan pupuk tersebut guna membantu kelompok tani mencari solusi penganti pupuk kimia yang selama ini dipakai oleh para petani pada umumnya.

“Pupuk ini berbahan yang ramah lingkungan, membuat tanah lebih subur dan dapat digunakan ke semua jenis tanaman” kata Danramil. Selasa (27/11/2018)

Sementara itu, Babinsa Koramil 07/Banyumas, Sertu Sarino menjelaskan, pupuk tersebut mempunyai beberapa manfaat diantaranya meningkatkan efisiensi pemupukan, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit,

Lalu, merangsang pertumbuhan tanaman, menghemat biaya produksi, tidak merusak lingkungan, dan dapat digunakan pada semua jenis tanaman. Sedangkan keunggulannya antara lain mudah dan murah serta tidak ada efek samping.

alat yang digunakan, kata dia, dalam pembuatan pupuk juga sederhana, hanya berupa drum plastik yang ada tutup klemnya dan ember plastik sedang.

“Cara pembuatannya adalah 200 liter urine kambing/sapi, 50 liter air cucian beras, 50 liter air kelapa, 1 botol agro bost, 5 liter air tetes tebu”, terangnya.

Lanjut Sarino, dari semua bahan tersebut dicampur menjadi satu dan di aduk sampai rata, kemudian dimasukkan ke drum plastik yang ada tutup klemnya dan selama satu minggu sekali dibuka dan di aduk. Pupuk baru bisa digunakan setelah 15 hari kemudian.

“Selain memanfaatkan limbah kotoran ternak menjadi bahan yang bermanfaat bagi lingkungan khususnya bagi para petani, juga sebagai wahana menjaga ekosistem lingkungan masyarakat agar warga masyarakat dapat hidup sehat dan pelestarian lingkungan sekitar”, pungkasnya. (didi)