Angakatan 88 SMPN 1 Tanjung, Lombok Utara Temu Kangen

0

Lombok Utara – braind.id – Sebanyak 80 Alumni Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) Negeri 1 Tanjung, Lombok Utara, angakatan 1988 menghadiri reunian sekaligus temu kangen, di Tanjung. Minggu (24/12).

Tidak hanya dihadiri para alumni, tapi juga beberapa guru pengajar SMPN 1 Tanjung yang masih aktif mengajar hingga saat ini.

“Ini reuni pertama angkatan 88. Dan alhamdulillah banyak yang hadir. Saya mewakili teman-teman alumni menyampaikan banyak terimakasih kepada guru- guru yang sudah mendidik kami dengan penuh sabar,” kata Ardianto, dalam sambutannya sebagai perwakilan alumni.

Ardianto, yang kini juga menjabat sebagai ketua Komisi I DPRD KLU, menambahkan, reuni ini bertujuan sebagai media silaturahmi, tidak hanya antar alumni tapi juga dengan para guru. Dan diharapkan di tahun-tahun yang akan datang bisa lebih banyak yang hadir.

“Hari ini juga hadir beberapa alumni terbaik 88, salah satunya bapak Suliarna.S.Ag. yang menjabat sebagai Bimas agama Budha Kanwil Kemenag NTB. dan bapak Dr. Sumiadi. ST. MT. dosen di Universitas Brawijaya. Dr. Aidi Furkan menjabat di Dikpora Provinsi. Ada juga yang jadi pengusaha sukses. Cukup lengkap. Tapi jika dulu kami pernah nakal dan salah, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” kelakarnya disambut riuh tepuk tengan seluruh alumni.

Salah seorang guru yang hadir, Drs. Sukasman, dalam kesempatan itu merasa terharu karena hingga saat ini masih diingat oleh mantan siswa didiknya.

“Terharu sekaligus bangga. Ternyata kami masih diingat, Alhamdulillah banyak yang sudah sukses. Ini bisa menjadi inspirasi generasi muda saat ini,” ungkapnya.

Diakhir acara, para alumni memberikan cinderamata sebagai rasa terimakasih kepada para guru yang hadir.
Saat di konfirmasi via telpon anggota DPRD yang di kenal paling vokal ini mengatakan bahwa reuni saat ini merupakan awal untuk terus bersilaturrahmi dengan kawan-kawannya yang dinilai saat ini memiliki frame di berbagai sektor agar dapat memberikan semangat dan kontribusi nyata untuk pembangunan daerahnya. (Romadhan Reubun)