Amar Putusan Terkait Enam Anggota MRP-PB Dilanjutkan ke PTUN Makassar

0
341
“Jadi saya sebagai ketua MRP tetap berdiri untuk semua. Dimana berdiri untuk yang tergugat dan yang menggugat dan apapun keputusannya saya tetap akan eksekusi,”katanya.
MANOKWARI, braind.id – Menindaklanjuti Amar Putusan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura, Provinsi Papua yang menggugurkan SK Gubernur dan Mendagri terkait anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat . Para tergugat kembali melakukan banding ke PTUN Makassar.

“Hari ini (10 Juli) batas waktu daripada Amar Putusan PTUN, Jadi kami tadi sudah kordinasi dengan beberapa teman yang terlibat dalam masalah ini melalui pengacara mereka sudah melakukan banding,”ujar Ketua MRP Provinsi Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren kepada braind.id, Selasa (10/07/2018).

Maka, menurutnya, masalah gugat SK Gubernur dan Mendagri ini masih tetap berlanjut seperti yang pernah disampaikan bahwa apapun keputusan yang akan terjadi selaku Ketua MRP menyerahkan semuanya ke PTUN Makassar.

“Jadi saya sebagai ketua MRP tetap berdiri untuk semua. Dimana berdiri untuk yang tergugat dan yang menggugat dan apapun keputusannya saya tetap akan eksekusi,”katanya.

Lanjutnya, apabila dalam keputusan tersebut memenangkan para penggugat dan sebagai ketua diperintahkan untuk melakukan pelantikan dirinya tetap melaksanakannya.

“Intinya , menurut informasi teman-teman anggota bahwa pengacara mereka sudah mengirim surat bandingnya sudah dikirim,”tandas Maxsi Nelson Ahoren. [RED/ONE]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here