DPR Fraksi Otsus Tak Tahu Eksploitasi Tambang Emas di Wondama

30

PAPUA BARAT, braind.id – Ketua DRPB Fraksi Otsus, Yan Yoteni angkat bicara soal Ekploitasi Tambang Emas di Kabupaten Teluk Wondam, Provinsi Papua Barat oleh salah satu perusaan nasional asal Jakarta.

“Jadi saya mantan kerja di PT. Freeport dan saya sangat mengerti sekali kerja tentang pertambangan ini. Nah pertambangan ini, itu kesempatan atau dil-dil awalnya itu menyejukan masyarakat. Tapi faktanya ternyata tidak,”kata Yoteni kepada wartawan, Jumat (8/03/2018).

Oleh sebab itu, Yoteni mengemukakan bahwa apa yang terjadi di Wondama terkait tambang emas, pihaknya sebagai pimpinan di DPR Fraksi Otsus baru mengetahuinya dan sampai saat ini belum ada informasi.

“Provinsi sampai saat ini belum mengetahui sampai hari ini belum ada informasi bahwa ada ekploitasi di wondama. Lohh, sabar dulu karena itu bermasalah dan ngak boleh begitu. Jujur saja kita tidak tahu dan mereka belum datang beritahu,”katanya.

Padahal, kata dia, undang-undang yang baru tentang perijinan pertambangan itu dikeluarkan oleh provinsi, namun sampai dengan saat ini pihaknya belum mengetahui ada operasi pertambangan emas di Wondama.

“Jadi mereka yang ada di wondama atau masuk dengan alasan apapun, sebagai ketua fraksi tapi ketua komisi yang membidangi hal tersebut saya tidak tahu. Yang mejadi pertanyaan mereka lewat pintu mana,”bebernya dengan nada bertanya.

Disamping itu, dia menyebutkan, mengenai hal itu sampai sekarang ini juga belum ada informasi dari masyarakat adat ke DPR Papua Barat Fraksi Otsus.

“Jadi kami belum setuju, kami belum tahu jadi kami belum bisa mengambil langkah lebih jauh. Tapi jika perusahan itu sudah beroperasi tanpa sepengetahuan atau izin itu namanya penambangan ilegal,”tandas Yoteni. [fg]

Comments are closed.