15 Tahun Lumpuh Ditambah Korban Banjir Bandang, Belum Tersentuh Bantuan

0
101

LOTIM braind.id – Inak Kamiludin (65), sudah 15 tahun tahun mengalami penyakit lumpuh, ditambah pula dengan menjadi korban banjir bandang pada bulan November 2017 lalu, sampai sekarang belum tersentuh bantuan.

Inak, warga Dusun Penendem, Desa Seyiur, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat.

“Saya sudah 15 tahun mengalami sakit lumpuh ditambah lagi dengan korban banjir bandang,tapi bantuanpun tak kunjung datang,” keluh Inak Kamiluddin kepada awak media. Sabtu, (13/10/2018)

Ia menjelaskan dirinya saat ini hanya bisa tidur di berugak terbuat dari bedek (semacam gubuk), dengan kurang 2×2 meter tersebut.

Sedangkan rumahnya rusak tersapu ganasnya air banjir bandang yang menerjang bersama dengan rumah keluarga dan tetangganya yang lain.

Sementara, dari pemerintah provinsi, kabupaten, camat sampai desa sering berkunjung saat sedang hangat-hangatnya musibah banjir bandang.

Bahkan dengan tegasnya pemerintah akan memberikan bantuan kepada korban gempa, namun apa yang terjadi dirinya sampai saat ini belum mendapatkan bantuan.

“Seringkali petugas datang, dengan mengaku dari pemerintah meminta KTP sebagai syarat untuk diberikan bantuan, namun apa yang terjadi bantuanpun tak kunjung datang,” ujarnya sambil meneteskan air matanya.

Selain itu, lanjut Inak Kamiludin, dirinya mengharapkan uluran tangan dari pemerintah daerah terhadap apa yang dialaminya.

Ditambah dengan keterbatasan saat ini, tidak sebebas seperti masih sehat bugar, dirinya bisa kemana-mana.

Dengan kondisinya yang lumpuh saat ini, tentunya membutuhkan kursi roda sejak dari dulu. Meski sudah ada yang menjanjikan akan membantu, tapi belum terealisasi hanya sekedar janji-janji muluk.

“Kami membutuhkan kursi roda dan meminta agar pemerintah segera memperhatikannya nasibnya yang menjadi korban bencana banjir bersama dengan warga lainnya,” pungkas Inak Kamiludin. (Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here